• KANAL BERITA

Pemkot Salatiga Serahkan Uang Insentif Rp 2 juta per RT/RW

SERAHKAN INSENTIF: Wakil Wali Kota Muh Haris menyerahkan sombolis uang insentif kepada lurah-lurah di Kecamatan Tingkir  di Gedung Pertemuan Kecamatan Tingkir, Kamis (3/5). (suaramerdeka.com/Moch Kundori)
SERAHKAN INSENTIF: Wakil Wali Kota Muh Haris menyerahkan sombolis uang insentif kepada lurah-lurah di Kecamatan Tingkir di Gedung Pertemuan Kecamatan Tingkir, Kamis (3/5). (suaramerdeka.com/Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Pemkot memberikan dana Insentif sebesar Rp 2 juta kepada setiap RT/RW dan PKK Se-Kecamatan Tingkir tahun 2018. Penyerahan secara simbolis dilakukan Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris, di Gedung Pertemuan Kecamatan Tingkir, Kamis (3/5).

Muh Haris mengatakan, dana insentif ini telah sesuai dengan peraturan Wali Kota Salatiga No 21 Tahun 2018. Pemerintah Kota Salatiga memberikan bantuan keuangan kepada 306 RT dan 48 RW Se-Kecamatan Tingkir sebesar Rp 2 juta. 

Dana insentif untuk RT/RW dan PKK dengan perinciannya yaitu bantuan administrasi bagi RT/RW sebesar Rp 300.000,-, PKK RT/RW (Rp 300.000,-), insentif ketua RT/RW (Rp 1.150.000,-) dipotong pajak. "Kami menyampaikan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada para ketua RT/RW dan PKK atas kontribusinya untuk terus membangun Kecamatan Tingkir dan Kota Salatiga ini. Dana ini seyogyanya bisa menjadi motivasi untuk bersama-sama membangun kota kita ini," katanya. 

Selain itu, Muh Haris juga meminta dukungan kepada RT/RW program pembangunan kota Salatiga, utamanya di Kecamatan Tingkir ini. Menurutnya dalam waktu dekat akan ada perluasan jalan exit tol Tingkir. Juga akan  dibangun rest area di daerah tersebut sebagai ajang promosi wisata bagi siapa saja yang mampir di tempat tersebut. 

"Nanti kalau ada agenda perluasan jalan mohon untuk dibantu dari jalan exit tol menuju Terminal Tingkir. Tujuannya agar jalannya semakin lebar dan tidak macet lagi,"  ucapnya. 

Camat Tingkir Nunuk Dartini menambahkan, tahun ini ada peningkatan intensif yang dulu sebesar Rp 1,5 juta, sekarang menjadi Rp 2 juta. Dengan adanya intensif yang mulai membaik ini, ia mengajak warga lebih giat lagi dalam membangun kota Salatiga.


(Moch Kundori/CN40/SM Network)