• KANAL BERITA

Baru 20 Daerah di Jateng Gunakan Single Data System

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Setidaknya baru ada 20 kabupaten kota di Jawa Tengah yang menggunakan Single Data System (SDS). SDS merupakan basis data yang tersaji dengan baik, bisa diakses dengan mudah dan valid sehingga masyarakat  dapat mengakses open data yang merupakan data-data yang sifatnya sudah terbuka. 

Dadang Soemantri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah mengatakan baru 20 kabupaten kota di Jawa Tengah yang menggunakan SDS karena terkendala pengintegrasian platform yang berbeda-beda di setiap daerah. 

"Kita harus mengintegrasikan aplikasi yang ada di kabupaten kota dan terus berusaha membangun aplikasi serta mengintegrasikan yang paltformnya berbeda-beda dan tidak gampang dilakukan bertahap," katanya saat ditemui dalam sosialisasi dan koordinasi Sutas 2018 di Semarang, Kamis (3/5). 

20 daerah yang sudah menggunakan SDS lanjut Dadang, karena kebetulan platform yang digunakan hampir sama sehingga data mudah masuk. Ia menargetkan sampai akhir tahun 2018 seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah sudah bisa menggunakan SDS yang berisi seluruh data sektoral. 

"Targetnya akhir tahun ini kita selesaikan karena tidak gampang," ucapnya. 

Pihaknya dalam penyusunan data-data sektoral juga disupervisi oleh BPS agar kaidah-kaidah statistik bisa terpenuhi. 

"BPS mendukung dengan mengadakan statistik coaching clinic (SCC) dalam rangka menghasilkan kualitas data yang lebih baik akurat dan memenuhi kaidah statistik," jelasnya. 


(Cun Cahya/CN41/SM Network)