• KANAL BERITA

Kondisi Jembatan Kali Bodri Perlu Dicek

Sejumlah pengguna jalan melintas di  yang berada di jalur utama pantura Kendal. (suaramerdeka.com/ Rosyid Ridho)
Sejumlah pengguna jalan melintas di yang berada di jalur utama pantura Kendal. (suaramerdeka.com/ Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com – Sejumlah pengguna jalan dan warga meminta instansi terkait, melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jembatan Kali Bodri Selatan yang berada di Desa Patebon, Kecamatan Patebon (dari arah timur ke barat) dan dan jembatan Kali Bodri 2 di Desa Kebonharjo, Patebon (dari arah barat ke timur).

Panjang kedua jembatan itu masing-masing diperkirakan sekitar 120 meter dengan lebar kurang lebih 10 meter.

Mereka khawatir kejadian jembatan roboh di Tuban, Jatim, terjadi di Kendal. Sebentar lagi memasuki arus mudik dan balik Lebaran. Saat itu ribuan kendaraan diprediksi akan melintas di atas jembatan tersebut setiap jamnya.

Salah satu warga, Hikmah, mengatakan, kondisi jembatan Kali Bodri Selatan perlu dilakukan pengecekan. ‘’Jembatan ini di bangun tahun 1984. Pada 2007 pernah dilakukan perbaikan. Waktu itu bahkan sampai dilakukan perbaikan dua kali,’’ tuturnya.

Ia mengatakan, beberapa mur dan baut yang menyambungkan pelat baja ada yang lepas dan kendur. Dinas terkait perlu melakukan pengecekan terhadap kondisi jembatan tersebut. Jangan sampai peristiwa jembatan putus yang terjadi di Tuban di Jatim, terjadi di Kendal.

‘’Beberapa waktu lalu ada petugas yang datang dan melakukan pengecekan, tetapi setelah itu tidak ada kabarnya lagi,’’ kata dia.

Kondisi serupa juga tampak di Jembatan Kali Bodri 2 di Desa Kebonharjo. Mulyono warga Desa Cepiring, mengatakan, Jembatan Kali Bodri 2 di bangun sekitar 1991. Sejak awal pembangunan hingga belum pernah dilakukan perbaikan total.

Jika pun ada perbaikan, hanya pada sambungan jembatan dengan diaspal. Kalau terdapat kendaraan yang melintas, pelat baja di bawah jembatan bergetar. ‘’Saya tidak tahu persis penyebabnya. Mungkin bautnya perlu dikencangkan. Jembatan Kali Bodri 2 belum pernah dilakukan perbaikan secara total,’’ terangnya.

Salah seorang pengguna jalan, Eko Purwanto, menambahkan, saat melintas, di jembatan bersamaan dengan kendaraan berat, getarannya sangat terasa. ‘’Keberadaan dua jembatan itu sangat vital, karena berada di jalur utama pantura Kendal. Saya berharap pemerintah mengecek kondisi kedua jembatan ini,’’ ucap dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sugiyono, mengatakan, perbaikan dua jembatan Kali Bodri tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. ‘’Kami pemerintah daerah akan melaporkan jika memang terjadi kerusakan seperti yang disampaikan warga,’’ jelasnya.


(Rosyid Ridho/CN33/SM Network)