• KANAL BERITA

Komplotan Pencuri Spesialis Toko Pakai Modus Alihkan Perhatian

Foto: suaramerdeka.com/ Apit Yulianto
Foto: suaramerdeka.com/ Apit Yulianto

SEMARANG, suaramerdeka.com - Empat komplotan pencuri yang sudah beraksi di 28 toko di Semarang dalam setahun terakhir mengaku memiliki peran masing-masing.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi menjelaskan modus yang dipakai para pelaku untuk mengambil barang milik korbannya.

"Tiga pelaku bertugas mengalihkan perhatian penjaga maupun pemilik toko, saat lengah itulah, satu pelaku lainnya mengambil barang, entah itu ponsel maupun tas berisi uang," ucapnya saat gelar perkara, Kamis (3/5).

Keempat pelaku yang berhasil dibekuk Tim Resmob Polrestabes Semarang itu adalah, Asep (40) warga Kebonharjo, Tanjungmas, Kiswanto (50) warga Batursari, Mranggen, Demak, Masrokan (42) dan HU (43) warga Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Semarang. Keempatnya ditangkap di waktu hampir bersamaan.

Dia menambahkan, dalam hal ini pelaku Masrokan (42) yang berperan mengambil barang, dan pelaku lainnya yakni Asep (40), Kiswanto (50) dan HU (43) yang bertugas mengalihkan perhatian korbannya.

"Sebelum beraksi memang sudah merencanakan terlebih dahulu, dan setiap pelaku punya peran masing-masing," tandasnya.

Usai beraksi, hasil curian itu langsung dijual dan hasilnya pun dibagi rata. Salah seorang pelaku, Masrokan berkilah uang hasil tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. "Uangnya buat kebutuhan sehari-hari," akunya.

Masrokan mengaku, aksi pencurian ini sudah direncakan sebelumnya. Mereka berempat sebelumnya berkeliling mencari toko secara acak yang akan menjadi sasaran tindak kejahatannya. Setelah ketemu, mereka pun beraksi.

"Tiga teman masuk, pura-pura membeli sesuatu, mereka juga mengajak ngobrol penjaga atau pemiliknya. Lalu saat lengah, saya masuk dan ambil barang, setelah itu saya pergi dan beberapa saat disusul yang lainnya," tuturnya.

Baca Juga: Komplotan Pencuri di 28 TKP Berhasil Dibekuk


(Apit Yulianto/CN33/SM Network)