• KANAL BERITA

Pamsimas Wonogiri akan Diarahkan ke Selatan

Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Kabupaten Wonogiri akan diarahkan ke wilayah selatan kabupaten tersebut, tahun ini. Hal itu dilakukan untuk mengatasi secara permanen bencana kekeringan yang dialami wilayah selatan Wonogiri setiap musim kemarau tiba.

Bupati Wonogiri, Joko 'Jekek' Sutopo mengatakan, Kabupaten Wonogiri tahun ini menerima alokasi Pamsimas dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk 12 titik dan dari dana pendampingan sebanyak 13 titik. Adapun total dana yang digelontorkan untuk menjalankan program Pamsimas di kabupaten tersebut mencapai Rp 12 miliar. 

"Sekitar 20 lokasi akan kami arahkan ke selatan. Terutama delapan kecamatan yang sering mengalami kekeringan. Jadi, nanti sosialisasinya cukup untuk delapan kecamatan itu," katanya, Rabu (2/5).

Adapun delapan kecamatan itu, antara lain Paranggupito, Pracimantoro, Manyaran, Eromoko, Selogiri, Giritontro, Giriwoyo, dan Nguntoronadi. Program Pamsimas dari pemerintah pusat akan dikombinasikan dengan program dari Pemkab Wonogiri untuk mengatasi kekeringan secara permanen. 

Sebelumnya, Pemkab Wonogiri tahun 2017 telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,6 miliar untuk membangun Instalasi Pengolahan Air di Luweng Kuthah, Kecamatan Paranggupito. Dengan cara itu, air bisa disalurkan kepada 554 keluarga yang terdiri atas 1.300 jiwa.

Tahun 2018 ini pihaknya mengalokasikan dana sebesar Rp 10 miliar. Sebagian besar atau sebanyak Rp 6 miliar digunakan untuk memaksimalkan Sumber Waru.

Adapun dana sebesar Rp 1 miliar lainnya diarahkan untuk mengatasi kekeringan di Gua Tirto, Kecamatan Giritontro dan Rp 1 miliar lagi untuk Desa Basuhan, Kecamatan Eromoko. "Sisanya nanti untuk membuat sumur-sumur artesis," ujarnya.


(Khalid Yogi/CN39/SM Network)