• KANAL BERITA

Belum Pengumuman, Siswa SMA Arak-Arakan

SANTAI: Meski banyak yang melanggar aturan berlalu lintas namun sejumlah siswa berseragam nampak santai berkonvoi mengitari alun-alun Pati kemarin. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
SANTAI: Meski banyak yang melanggar aturan berlalu lintas namun sejumlah siswa berseragam nampak santai berkonvoi mengitari alun-alun Pati kemarin. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com – Hasil UN SMA sederajat baru akan diumumkan Kamis (3/5). Namun arak-arakan menyambut pengumuman itu sudah dilakukan sejumlah siswa SMA di Pati. Arak-arakan sudah terlihat Rabu (2/5) kemarin.

Rombongan anak sekolah itu terlihat mengitari kawasan simpang lima sekitar pukul 15.00 kemarin. Selain didominasi siswa putra, namun tak sedikit siswa putri ikut dalam rombongan. Terlihat ada puluhan motor sebagian besar di antaranya tak memiliki kelengkapan berkendara seperti tak menggunakan helm.

Seperti layaknya arak-arakan saat lulusan, seragam para siswa itu pun telah penuh corat coret berwarna-warni. Setelah mengitari alun-alun rombongan pelajar itupun pergi ke arah Jalan Panglima Sudirman atau ke barat.

Heri Purwaka, warga Kecamatan Kota mengaku resah dengan adanya arak-arakan tersebut. Konvoi para pelajar di jalan raya itu menganggu ketertiban. Apalagi saat berkendara mereka bergerombol dan kerap melanggar aturan berlalu lintas.

‘’Konvoi lulus seperti ini kan hampir terjadi setiap tahunnya. Seharusnya petugas bisa mengantisipasinya. Apalagi biasanya jadwalnya sudah jelas,’’ terangnya.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Atas (SMA), Budi Santosa mengatakan, sebenarnya telah ada edaran dari Dinas Pendidikan terkait aksi corat-coret tersebut.

Dalam edaran tersebut para kepala sekolah diminta untuk mengantisipasi terjadinya arak-arakan kendaraan bermotor yang menganggu ketertiban umum. Sekolah diwajibkan untuk selalu memperhatikan para siswa-siswinya.

‘’Selain itu sekolah juga diminta mewaspadai adanya perayaan dengan pesta yang menjurus hal negatif seperti halnya pesta narkoba,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 3 Pati, Sunoto mengaku, untuk mengantisipasi terjadinya arak-arakan, dalam pengumuman kali ini pihaknya sengaja mengundang orang tua siswa. Kalaupun para siswa ikut biasanya akan diperiksa untuk tidak membawa seragam. ‘’Kami juga tengah mempersiapkan konsep pengumuman via online,’’ katanya.


(Beni Dewa/CN40/SM Network)