• KANAL BERITA

Peringati Hardiknas, Astra Daihatsu Motor Komitmen Tingkatkan Kualitas SMK

Corp Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Shinya Takeda (kiri) menyerahkan donasi mesin kepada SMK di Jawa Tengah saat acara program Bagimu Guru.  (Foto: suaramerdeka.com/Cun Cahya)
Corp Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Shinya Takeda (kiri) menyerahkan donasi mesin kepada SMK di Jawa Tengah saat acara program Bagimu Guru. (Foto: suaramerdeka.com/Cun Cahya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)  Astra Daihatsu Motor melakukan peningkatan kualitas SMK di Jawa Tengah dengan program CSR melalui pilar Pintar Bersama Daihatsu di SMK Negeri 7 Semarang, Rabu (2/5).  

Acara bertajuk Bagimu Guru ini merupakan salah satu wujud dan komitmen Daihatsu terhadap dunia pendidikan nasional. 

Corp Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Shinya Takeda mengatakan bersama dengan Dinas Pendidikan di sejumlah provinsi telah menyusun integrated curriculum yang akan diterapkan di seluruh SMK binaan Daihatsu. 

"Ada 205 SMK binaan Daihatsu di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kualitas SMK menjadi siap pakai untuk dunia industri," katanya.  

Dalam kegiatan ini Astra Daihatsu Motor juga melakukan seleksi recruitmen dan terpilih  14 siswa SMK yang tersebar di seluruh Jawa Tengah untuk langsung bekerja di Daihatsu. 

Tak hanya itu Astra Daihatsu Motor juga memberikan donasi berupa delapan mesin Daihatsu untuk pembelajaran kepada SMK Al Fallah Pemalang,  SMK Bhina Tunas Bhakti Juwana, SMK IPTEK Weru, SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo, SMK Negeri Nusawungu Cilacap, SMK Negeri 1 Jawa Tengah, SMK Pancasila 1 Kutoharjo dan SMK Tunas Harapan Pati.  

Serta donasi mesin dan transmisi kepada empat SMK yaitu SMK Muhammadiyah 1 Blora, SMK Muhammadiyah Kajen Kab Pekalongan, SMK NU Maarif Kudus dan SMK YPT Kota Tegal. 

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah  Sulistyo menambahkan pemerintah dalam Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK selalu mendorong agar mampu mendekatkan kurikulum dan kompetensi dengan dunia usaha. 

Menurutnya dengan banyaknya industri yang peduli terhadap pendidikan SMK maka akan meningkatkan kualitas SDM yang siap pakai dengan kebutuhan industri. 

"Harapannya anak-anak SMK setelah lulus bisa bekerja sesuai dengan kompetensi keahlianya. Tidak hanya Daihatsu tetapi kepada semua industri yang ada untuk peduli terhadap pendidikan," ucapnya.  

Sulistyo menuturkan di di era persaingan global tuntutan peningkatan SDM ada di satuan pendidikan yang harus mampu menyiapkan SDM untuk dunia usaha dan industri. "Pendidikan dan dunia industri adalah relasi yang  penting dan saling menguntungkan," jelasnya. 


(Cun Cahya/CN41/SM Network)