• KANAL BERITA

Pemkab Batang Gandeng Bekraf Cetak Seribu Wirausaha Baru

Para peserta sosialisasi Badan Ekonomi Kreatif Information in Mobil Application, di Hotel Sendang Sari Batang. (Suaramerdeka.com/ Kasirin Umar)
Para peserta sosialisasi Badan Ekonomi Kreatif Information in Mobil Application, di Hotel Sendang Sari Batang. (Suaramerdeka.com/ Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Wakil Bupati Batang Suyono optimis pemkab mampu mendidik 1.000 anak muda menjadi wirausahawan yang kreatif dan inovatif sehingga terangkat taraf hidupnya.

Wakil Bupati (Wabup) Suyono mengatakan hal itu saat membuka sosialisasi Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Information in Mobil Application, di Hotel Sendang Sari Batang, Rabu (2/5).

“Pengembangan ekonomi kreatif menjadi program utama Pemerintah Kabupaten Batang untuk menciptakan dan membuat peluang bagi 1000 wirausaha baru, hal ini sejalan dengan pemerintahan Presiden Jokowi melalui lembaga Badan Ekomomi Kreatif, agar pemuda kreatif dan inovatif mampu menjadi pengusaha di era digital,” kata Suyono.

Ia juga menjelaskan untuk menyukseskan 1.000 wirausaha baru, Pemkab Batang melalui dinas terkait sudah melakukan berbagai pelatihan dan pembinaan.

“Tidak hanya itu kita juga melakukan pemantauan sejauh mana perkembangannya. Kita akan melihat dan selalu memantau, sehingga kita akan tahu permasalahannya. Apakah terkait dengan pemodalan, atau dengan pemasarannya sehingga kita tahu bentuk support untuk mengatasi permasalahan para wirausaha baru,” sebut Suyono.

Lebih lanjut dikatakan, anak muda jangan sampai kehilangan atau mengabaikan waktu, karena dengan mengabaikan waktu akan tertunda suksesnya. Kalau ada permasalahan pemodalan Pemkab memiliki lembaga keuangan yang siap membantu pemodalan.

“Kita memiliki lembaga keuangan seperti BKK, Bappera dan disitulah nanti kalau kekekurangan modal untuk kita dorong ke sana agar memperoleh tambahan modal,”ujar Suyono.

Direktur Riset Pengembangan Ekonomi Kreatif Bekraf, Wawan Rusiawan menambahkan, Bekraf akan selalu hadir di tengah – tengah para pelaku usaha untuk mendampingi ekonomi kreatif dalam mengembangkan usahanya.

“Perkembangan ekonomi kreatif Indonesia mulai tumbuh luar biasa, dari sisi PDB (Produk Domestik Bruto), dan PDB ekonomi kreatif kita sudah mencapai Rp.922 triliun di tahun 2016. Serapan tenaga sejumlah 16,9 juta orang yang bekerja di ekonomi kreatif,” kata Wawan Rusiawan.

Diungkapkan, ekonomi kreatfif disisi eksport juga sudah tumbuh sangat luar biasa mencapai USD 20 miliar. “Inilah hal positif yang harus kita kembangkan terus, sehingga kita harus memiliki arah dan mimpi yang sama untuk menciptakan usaha berkelas dunia.


(Kasirin Umar/CN33/SM Network)