• KANAL BERITA

Apoteker Mengajar, Sosialisasikan Bahaya Penyalahgunaan Obat

APOTEKER MENGAJAR: Seorang apoteker dari Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kebumen menjadi pengajar di MTs Negeri 1 Kebumen, Senin (30/4). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
APOTEKER MENGAJAR: Seorang apoteker dari Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kebumen menjadi pengajar di MTs Negeri 1 Kebumen, Senin (30/4). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Kegiatan pembelajaran di MTs Negeri 1 Kebumen, Senin (30/4) lain dari biasanya. Bagaimana tidak, guru yang mengajar di depan kelas bukan pengampu mata pelajaran seperti biasanya.  Guru kali ini cukup istimewa karena berprofesi sebagai apoteker dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Kelas tersebut merupakan program "Apoteker Mengajar" yang serentak dilakukan di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang dilaksanakan oleh Pengurus Daerah IAI Jawa Tengah. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan itu adalah bagaimana peran apoteker dalam pencegahan penyalahgunaan obat.

Pengurus IAI Kebumen Jbnatul Azizah SFarm Apt menjelaskan di Kebumen terdapat 22 sekolah yang menjadi sasaran program "Apoteker Mengajar" salah satunya MTs N 1 Kebumen. Masing-masing sekolah terdapat tiga-lima kelas dengan melibatkan sebanyak 100 apoteker.

"Kegiatan ini  bertujuan agar pelajar  dapat mengetahui mengetahui deskripsi fungsi obat, menggunakan obat dengan baik yang nantinya tidak disalahgunakan," ujar Jbnatul Azizah kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Apoteker yang sehari-hari bekerja di Rumah Sakit Permata Media (RSPM) Kebumen itu menambahkan, dengan semakin majunya teknolog memungkinkan setiap orang  terutama generasi muda mendapatkan segala hal yang diinginkan ada dalam genggaman. Hal ini juga yang menyebabkan banyak remaja mencari sumber tentang obat, yang memungkinkan anak tersebut untuk menyalahgunakan obat karena minimnya informasi yang tidak benar.

"Saat ini ada fenomena menyalahgunakan obat batuk untuk mabuk-mabukan, jelas ini sangat berbahaya bagi kesehatan," ujar Jbna panggilan akrabnya.

 

Sambut Baik

Terkait kondisi saat ini apoteker merupakan seorang yang dipandang mampu dan cakap ilmu dalam obat, tergerak untuk dapat mengedukasi kepada masyarakat utamanya di kalangan pelajar yang masih rentan di dalam pengolahan informasi tentang obat. 

"Untul itu kami mengajak dan mengedukasi kepada pelajar tentang informasi cara penggunaaan obat dengan baik, sehingga diharapkan tidak lagi ada penyalahgunaan obat," ujarn perempuan berjilbab tersebut.

Pelaksana Tugas  (Plt) Kepala MTs N 1 Kebumen Salim Wazdy MPd menyambut baik kegiatan yang digelar oleh Ikatan Apoteker Indonesia. Informasi yang diberikan kepada peserta didik tentang penggunaan obat yang baik dan benar sangat bermanfaat. Sebab, pengetahuan seperti ini sangat jarang diperoleh dari  materi mata pelajaran.

"Tentu harapannya generasi muda dapat memiliki pengetahuan yang baik terhadap penggunaan obat sehingga terhindar dari penyalahgunaan," tandas Salim Wazdy. 

 

  •  

(Supriyanto/CN39/SM Network)