• KANAL BERITA

Kabupaten Tegal, Raih Pembangunan Daerah Terbaik

Pjs Bupati Tegal, Sinoeng N Rachmadi, menerima piala penghargaan terbaik pembangunan daerah tingkat nasional dari Presiden RI Joko Widodo. (suaramerdeka.com/dok)
Pjs Bupati Tegal, Sinoeng N Rachmadi, menerima piala penghargaan terbaik pembangunan daerah tingkat nasional dari Presiden RI Joko Widodo. (suaramerdeka.com/dok)

TEGAL, suaramerdeka.com – Kabupaten Tegal kembali meraih prestasi membanggakan. Setelah meraih penghargaan Pangripta Abipraya Jawa Tengah sebagai kabupaten terbaik tingkat provinsi di bidang perencanaan pembangunan daerah, Pemkab Tegal meraih penghargaan bergengsi Pangripta Nusantara tingkat nasional dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Penghargaan terbaik di bidang perencanaan dan pencapaian daerah untuk kategori kabupaten ini, diserahkan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo kepada Pjs Bupati Tegal, Sinoeng N Rachmadi, pada pelaksanaan Musrenbangnas RKP 2019 di Hotel Sahid Jakarta, Senin (30/4) pagi.

Dari 18 kabupaten se-Indonesia yang masuk ke babak final, Pemkab Tegal menduduki peringkat pertama dalam perencanaan dan pencapaian kinerja. Sementara terbaik kedua Kabupaten Lombok Utara dan ketiga Kabupaten Banyuwangi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono menyampaikan, keberhasilan tersebut dicapai karena kerja keras semua pihak. "Ini adalah bukti nyata sinergisitas antarsektor, antar-OPD dan partisipasi masyarakat," ujarnya.

Joko menyebutkan, untuk mencapai tahapan ini tidak mudah, perlu waktu yang tidak sebentar sampai kemudian program kegiatan Pemkab Tegal bisa diukur dampak dan manfaatnya di masyarakat.

‘’Contohnya Program Lair Olih Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (LOAKK) yang perlu kerja kolaborasi Disdukcapil, Dinkes, Rumah Sakit, Puskesmas hingga Camat dan Kades,’’ katanya.

Demikian pula Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) di Dinkes mulai banyak dirasakan manfaatnya, termasuk Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dulunya di Dispermasdes sekarang di Disperkimtaru.

IPM Meningkat

Program ini menurut Joko juga tidak terlepas dari peran Pemdes dan sinergi dengan instansi lain seperti Pemprov Jawa Tengah lewat bantuan keuangan rehab rumah tidak layak huni (RTLH), jajaran Kementerian PUPR lewat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) serta CSR perusahaan.

Joko yang pernah menjabat sebagai Direktur RSUD, Dr Soeselo Slawi, ini menyampaikan dirinya mendapat informasi dari BPS bila Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tegal meningkat dari 65,84 di tahun 2016 menjadi 66,44 di tahun 2017 menurutnya, angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan IPM Jawa Tengah.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Tegal, Suharmanto, menuturkan setelah lulus uji penilaian konsistensi dokumen RKPD 2018 dengan RPJMD Kabupaten Tegal 2014-2019 di tingkat nasional, Pemkab Tegal diundang untuk wawancara di Jakarta. Tidak tanggung-tanggung, tiga orang guru besar ditunjuk oleh Bappenas sebagai tim penilai independen.


(Cessnasari/CN40/SM Network)