• KANAL BERITA

Babinsa Dituntut Lihai sebagai Motivator Program KB

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengungkap, kependudukan di Indonesia masih menghadapi masalah. Yakni belum tercapainya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Sebab kebutuhan pangan, energi dan perumahan serta lapangan kerja masih menjadi kekhawatiran bersama.

"Untuk menangani masalah itu, pemerintah berupaya sekuat tenaga dengan berbagai program kerja seperti penyiapan infrastruktur. Termasuk peningkatan produksi hasil pertanian dan pengendalian jumlah penduduk melalui Program BKKBN," ujar Panglima di Lapangan Jarias, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Selasa (1/5).

Dikatakan, pada tahun-tahun sebelumnya, Babinsa diberi tugas membantu Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan hanya berperan sebagai pelaksana. Namun saat ini, para Babinsa sudah diberi kemampuan oleh BKKBN sebagai motivator.

"Sehingga, bentuk bantuan yang diberikan menjadi lebih berkualitas. Hal itu juga sesuai dengan tuntutan zaman yang demokratis serta dapat menghindari munculnya isu pelanggaran HAM," tegasnya.

Dia menambahkan, para PLKB dan Babinsa harus secara terus menerus diberikan kemampuan dalam hal penggiatan Program Keluarga Berencana. Hal itu agar mereka mampu mengembangkan dan melakukan pendekatan kepada masyarakat di lapangan.

"Pencanangan Bakti Sosial TNI KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2018 di Kabupaten  Hulu Sungai Utara, merupakan salah  satu bentuk kontribusi BKKBN dan TNI serta mitra kerja BKKBN lainnya. Kegiatan inu sekaligus untuk membangun kependudukan Indonesia, agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia," tukasnya.


(Saktia Andri Susilo/CN41/SM Network)