• KANAL BERITA

35 Tukang Becak se-Kebumen Adu Ketangkasan

ADU KETANGKASAN: Seorang pengayuh becak mengikuti lomba ketangkasan mengayuh becak yang digelar Satlantas Polres Kebumen di Alun-alun Kebumen, Senin (30/4). (Foto: suaramerdeka.com/Supriyanto)
ADU KETANGKASAN: Seorang pengayuh becak mengikuti lomba ketangkasan mengayuh becak yang digelar Satlantas Polres Kebumen di Alun-alun Kebumen, Senin (30/4). (Foto: suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Sebanyak 35 pengayuh becak onthel mengikuti lomba ketangkasan berkendara becak kayuh yang digelar oleh Satlantas Polres Kebumen. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-72 Bhayangkara Polres Kebumen itu dipusatkan di depan pendopo rumah dinas bupati.

Masing-masing peserta  harus melalui rintangan atau komponen lintasan yakni zig-zag, angka delapan dan juga tanjakan sebelum mencapai garis finish. Dari peserta termuda berusia  43 tahun dan tertua 75 tahun tampak antusias mengikuti jalannya lomba.

Penilaiannya meliputi kecepatan, ketangkasan dan ketepatan melintas lintasan. Juara I diraih Slamet asal Desa Jemur, juara II yakni Datam asal Kelurahan Tamanwinangun dan juara III adalah Yatimin asal Desa Depokrejo. Ketiganya memperoleh trofi dan uang pembinaan masing-masing Rp 1,25 juta, Rp 1 juta dan Rp 750.000. 
    
Dalam kesempatan itu Kasat Lantas AKP Suryo Wibowo meminta kepada para pengayuh becak tidak ikut-ikutan beralih menjadi becak motor. Pasalnya selain tidak sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku, hingga saat ini belum ada satu pun penelitian yang menyatakan bahwa becak motor standar sebagai angkutan umum.

Sementara Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar menjelaskan, lomba tersebut menjadikan pengayuh becak lebih dapat mengendalikan kendaraannya khususnya di jalan raya. Menurutnya, pengetahuan dan keterampilan berkendara sangat penting dimiliki tukang becak lantaran mereka harus melewati beberapa rintangan saat di jalan raya.

"Dengan ini kami mengimbau kepada pengguna becak bermotor untuk kembali kepada aturan yang berlaku di undang-undang lalu lintas dengan menggunakan becak kayuh," katanya.


(Supriyanto/CN41/SM Network)