• KANAL BERITA

Angkat Suara Gerindra, Sultan Diusulkan Jadi Cawapres Prabowo

Foto Istimewa
Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Untuk mengangkat perolehan suara di Yogyakarta, maka pada Pemilu 2019 mendatang Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DIY mengusulkan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Calon Wakil Presiden mendampingi Prabowo Subianto.  

Menurut Sekertaris DPD Gerindra DIY, Dhama Setiawan, dasar pengusulan nama Sri Sultan Hamengku Buwono X ke DPP Gerindar karena Prabowo membutuhkan sosok yang bukan dari partai politik. Kebetulan 'Ngarsa Dalem', panggilan akrab Sri Sultan Hamengku Buwono X sosok netral yang selama ini menjadi panutan warga Yogyakarta.

Semua tahu bahwa Sri Sultan Hamengku Buwono X bukan berasal dari partai dan merupakan salah satu pemimpin daerah yang berhasil membawa DIY sejahtera. ''Beliau bukan dari partai, tapi berhasil membawa masyarakat Yogyakarta sejahtera,'' katanya di Gedung DPRD DIY, Jalan Malioboro, Yogyakarta, kemarin.

Sri Sultan Hamengku Buwono X dianggap sudah teruji, dengan membawa DIY meraih predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) soal laporan keuangan tujuh kali berturut-turut dari pusat. Sebagai pemimpin daerah yang memahami betul bagaimana memberi rasa aman dan mangayomi warganya, Sultan dianggap calon yang tepat.

Menurutnya, ada kesesuaian antara Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan Prabowo. ''Keduanya adalah figur yang memiliki pemikiran mengutamakan peningaktan ekonomi rakyat dan memperkuat ekonomi domestik,'' ujar Dharma.

Sultan menurut Dharma mampu menyeimbangi Prabowo, yang berambisi membawa Indonesia sebagai Macan Asia. Dengan pemikiran yang besar dan pergaulan yang luas di dunia Internasional, Prabowo yang sudah ditetapkan sebagai Presiden membutuhkan sosok yang peduli dengan kemajuan indutsri pertanian dan ekonomi lokal.

Namun menurut Dharma nama Sri Sultan Hamengku Buwono X ini hanya sekedar usulan. Terkait nantinya terpilih atau tidak itu merupakan keputusan Prabowo bersama dengan partai koalisinya. 

Selain usulan, pihaknya juga memberi pandangan ke pusat, bahwa sesuai dengan UU Keistimewaan Sultan telah ditetapkan sebagai Gubernur DIY. ''Nah apakah UU Keistimewaan itu memperbolehkan Sultan maju sebagai Wakil Presiden, itu yang akan kita kaji lebih lanjut,'' katanya.

Disinggung apakah pengusulan ini bisa dikatakan usulan dari mayoritas DIY, Dharma menyatakan usulan ini sepenuhnya dari DPD Gerindra. Sebab sesuai dengan keputusan DPD Gerindra pusat, DPD dipersilahkan mengusulkan dan mendorong nama sebagai cawapres kepada sebagai bahan pertimbangan. 

Dengan munculnya nama Sultan, menurut Dharma, Prabowo dan partai koalisinya sekarang sudah memiliki empat nama yang dicalonkan cawapres yang bisa digodok. Tiga pertama yaitu Anies Baswedan, Ahmad Heryawan, dan Gaton Nurmantyo.

Sementara Sri Sultan Hamengku Buwono X sendiri kepada wartawan menyatakan, dirinya sama sekali tidak tahu soal pengusulan dirinya dan tidak pernah ada komunikasi. Untuk itu, Ngarsa Dalem tidak mau komentar. ''Jangan tanya saya, silahkan tanya kepada yang mengngusulkan,'' jawab Sultan.


(Sugiarto/CN19/SM Network)