• KANAL BERITA

Minat Calon Mahasiswa Masuk ISI Yogyakarta Meningkat Setiap Tahun

Foto Istimewa
Foto Istimewa

BANTUL, suaramerdeka.com - Setiap tahunnya minat calon mahasiswa baru masuk Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, meningkat. Dua tahun lalu jumlah calon mahasiswa baru yang mendaftar ada sekitar empat sampai lima ribu lebih, kemudian pada tahun berikutnya meningkat menjadi sekitar enam ribu lebih. 

Tahun ini diperkirakan jumlah yang mendaftar masuk ISI Yogyakarta, dipastikan meningkat lebih banyak lagi. Meski tahun ini ISI hanya menerima sebanyak 1.200 mahasiswa baru untuk 32 jurusan yang tersedia lewat jalur seleksi mandiri. Dalam penerimaan mahasiswa baru, ISI Yogyakarta menggunakan dua jalur penerimaan resmi.

Mulai tahun ini, menurut Pembantu Rektor I Wayan Dana, ISI Yogyakarta resmi menerima sekitar 360 mahasiswa baru dari seleksi mandiri. Padahal, sebelumnya hampir seluruh mahasiswa berasal dari ujian jalu ini.

Pembantu Rektor I  Wayan Dana menjelaskan, ketentuan ini sesuai dengan keputusan pemerintah pusat dimana ISI tahun ini untuk pertama kalinya mengikuti penerimaan mahasiswa dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Setiap tahun ISI Yogyakarta menerima 1.200 mahasiswa baru, untuk 32 jurusan yang tersedia lewat jalur seleksi mandiri. Keikutsertaan kami di dua jalur penerimaan resmi, karena dikuatirkan di seleksi mandiri ada kecurangan,'' ujar Dana usai memberikan keterangan soal Dies Natalis Ke-34 di Kampus ISI Yogyakarta, Jalan Parangtritis 8,5 Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, kemarin.

Dengan adanya dua jalur penerimaan tersebut, lanjut Wayan Dana, maka ISI membagi kouta mahasiswa baru lewat SNMPTN sebanyak 284 mahasiswa, SBMPTN sebanyak 480, dan sisanya lewat jalur seleksi mandiri. 

Seleksi mandiri, menurut Wayan Dana, sebenarnya adalah cara penyaringan yang ideal bagi ISI Yogyakarta karena bakal mendapat mahasiswa berkualitas dibandingkan dua ujian lainnya. ''Sebab ujian ini sepenuhnya didasarkan pada kemampuan dasar calon mahasiswa berdasarkan jurusan yang dipilih,'' katanya.

Misalnya, ada calon mahasiswa ingin masuk jurusan musik, maka ujiannya adalah bermusik. Demikian juga dengan jurusan tari, teater, dan film ujiannya adalah menari dengan diuji oleh orang-orang yang berkompeten dibidangnya. ''Misalnya, bidang seni dosennya juga orang yang betul-betul tahu seni,'' Jelas I Wayan Nada.

Terkait dengan gugurnya mahasiswa baru di proses pendaftaran, Nada menegaskan proses penambahan bisa melalui SBMPTN hingga memenuhi kouta total mahasiswa. Jadi bukan melalui seleksi mandiri.

Bersama dengan empat perguruan tinggi di Yogyakarta lainnya, ISI akan melaksanakan SBMPTN pada 8 Mei nanti dengan jumlah pendaftar sudah mencapai 6.713 orang. Sedangkan untuk seleksi mandiri akan dilaksanakan pada Juni nanti.


(Sugiarto/CN19/SM Network)