• KANAL BERITA

Kenang 20 Tahun Kelulusan, Ikasma 98 Gelar Sunatan Massal

SUNATAN MASSAL: Sejumlah anak saat mengikuti sunatan massal yang digelar Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kebumen angkatan 1998 (Ikasa 98) dalam rangkaian kegiatan Mengenang 20 Tahun Kelulusan. (Foto suaramerdeka.com/Supriyanto)
SUNATAN MASSAL: Sejumlah anak saat mengikuti sunatan massal yang digelar Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kebumen angkatan 1998 (Ikasa 98) dalam rangkaian kegiatan Mengenang 20 Tahun Kelulusan. (Foto suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com -  Rangkaian kegiatan untuk reuni mengenang 20 tahun kelulusan yang digelar oleh Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kebumen angkatan 1998 (Ikasma 98) terus belanjut. Setelah sukses menggelar kegiatan Alumni Mengajar, baru-baru ini digelar sunatan massal, bazar murah dan pembagian 250 paket sembako.

Sunatan massal yang menggandeng Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong tersebut diikuti sebanyak 37 anak  di Kota Kebumen dan sekitarnya.  Puluhan anak yang diantar oleh orangtua secara bergantian ditangani oleh sejumlah tim medis yang sudah berpengalaman.

Kegiatan tersebut juga dibarengkan dengan agenda sekolah yakni Launching Peringatan HUT ke-59 SMAN 1 Kebumen yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Kepala SMAN 1 Kebumen Rachmat Priyono. Adapun HUT ke-59 akan jatuh pada  1 Agustus 2018 mendatang akan dimeriahkan oleh aneka lomba SMP dan SMA juga akan dilaksanakan gebyar pameran.

Ketua Ikasma 98 Puji Suharso menjelaskan dalam kesempatan itu dilakukan pembagian 250  paket sembako murah. Paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, teh, kecap, garam, mie telor senilai Rp 60.000  yang bisa ditebus dengan Rp 25.000 saja. Selain itu di tempat yang sama  digelar bazar murah aneka pakaian hingga barang-barang yang dijual dengan harga terjangkau.

"Kami ingin rangkaian reuni tidak sekadar hiburan, tetapi bagaimana bisa melibatkan dan bermanfaat bagi masyarakat luar. Kebetulan anggota Ikasma ada yang menjadi dokter, sehingga muncul ide menggelar sunatan massal," ujar Puji Suharso kepada Suara Merdeka di sela-sela acara.

Pria yang bekerja sebagai PNS di Kementerian Keuangan di Pulau Batam tersebut sengaja meluangkan waktu untuk pulang ke Kebumen demi meramaikan kegiatan itu. Saat kegiatan itu setidaknya ada 30 alumni yang hadir baik dari Kebumen maupun yang sengaja datang dari  luar daerah.

"Ada sebanyak 299 alumni 1998. Sedangkan yang aktif sekitar 150 orang," ujar pria asli Desa Candi, Kecamatan Karanganyar tersebut menyebutkan seluruh dana yang dipakai untuk kegiatan itu merupakan sumbangsih dari alumni 1998.
    
Alumni Mengajar

Sebelumnya, Ikasma 98 menggelar kegiatan Alumni Mengajar dengan menghadirkan narasumber  dari alumni yang saat ini berkerja di berbagai bidang. Dalam program alumni mengajar, sebanyak 11 alumni yang menggeluti berbagai bidang pengetahuan dan latar belakang seperti dokter, birokrat, bankir, pendidik, pengusaha hingga pakar IT. Para alumni akan mengajar setiap Sabtu yang berakhir pada 5 Mei mendatang.

"Kami ingin memberikan inspirasi kepada adik-adik tentang berbagai bidang, harapannya mereka bersemangat mengejar cita-cita," ujar Koordinator Kebumen Ira Puspitasari berharap dengan adanya pengetahuan yang lebih dari berbagai bidang itu akan membuat mereka lebih tajam menghadapi masa depan.

Selain Alumni Mengajar, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan meliputi peduli literasi dengan menghimpun buku-buku untuk menambah literatur Perpustakaan. Nantinya akan dilaksanakan Ramadan berbagi dengan pembagian 500 menu berbuka puasa. Puncaknya adalah silaturahmi akbar pada 17 Juni 2018 sekaligus menutup rangakaian reuni mengenang 20 tahun kelulusan.

"Selain untuk mengenang 20 tahun kelulusan, rangkaian kegiatan ini agar Ikasma 98 dapat membagikan ilmu maupun sumbangsih materi kepada sekolah dan masyarakat," ujar Ira Puspitasari yang sehari-hari bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Setda Kebumen. 


(Supriyanto/CN19/SM Network)