• KANAL BERITA

Perbankan Syariah di Jateng Tunjukkan Tren Positif

Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Tren positif perkembangan ekonomi syariah di Jawa Tengah terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut tak lepas dari upaya Bank Indonesia Jateng terus menggenjot perkembangan ekonomi syariah di provinsi ini. 

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Hamid Ponco Wibowo mengatakan upaya yang dilakukan pihaknya adalah dengan membuka Pusat Informasi, Kajian dan Pengembangan Ekonomi Syariah (PIKES) di Jateng.

Untuk aset perbankan syariah, tercatat tumbuh sebesar 7,04 persen dan lebih baik aset bank konvensional. Lanjutnya, aset perbankan syariah di Jateng, sebesar Rp24,7 triliun atau 4,9 persen dari total aset perbankan syariah nasional.

Meski begitu, perkembangan perbankan syariah di Jateng masih tumbuh melambat bila dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia.

“Kalau bicara perbankan syariah di Jawa Tengah saja saya lihat trennya relatif bagus, artinya ada peningkatan bila dibandingkan dengan ekonomi maksimal. Kredit konvensional tahun lalu relatif lebih rendah, kalau syariah tumbuh bagus. Asetnya saja tumbuh tujuh persen. Artinya ada potensi yang harus digali lagi,” kata Ponco dilansir dari Radio Idola. 

Lebih lanjut Ponco menjelaskan, komunitas pondok pesantren akan dibidik untuk memajukan dan menumbuhkan perbankan syariah di Jateng. Sebab, kelompok pondok pesantren di provinsi ini jumlahnya cukup banyak.


(ER Maya/CN19/SM Network)