• KANAL BERITA

EoS 2018 UE Berharap Bisa Tingkatkan Kesadaran Kebersihan Laut

Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Europe on Screen (EoS) 2018 akan digelar tanggal 3-12 di Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar dan Yogyakarta. Festival film internasional terlama di Indonesia ini akan melakukan 200 penayangan dari 93 film Eropa terpilih. Tahun ini, EoS memiliki program dokumenter 'Our Ocean' yang menyoroti tanggung jawab bersama untuk melindungi laut sebagai sumber daya bagi semua makhluk hidup.

"Laut merupakan tanggung jawab kita bersama.Kami berharap program ini akan meningkatkan kesadaran akan dampak dari pilihan hidup kita terhadap paru - paru dunia ini," ujar Dubes UE untuk Indonesia Vincent Guerend sebelum penayangan film The Breadwinner, di Jakarta, Kamis.

Film The Breadwinner mengawali kegiatab EoS 2018. Sedangkan film My Big Night akan menjadi penutup EoS 2018. EoS juga tahun 2018 juga menghadirkan program spesial tentang Ingmar Bergman, sutradara ternama dari Swedia yang telah menyutradarai 60 film layar lebar, televisi, dan dokumenter. Ingmar meraih berbagai penghargaan termasuk Oscar untuk katagori Film Berbahasa Asing Terbaik.

Tiga film karya Ingmar yaitu, Autumm Sonata, The Seventh Seal dan Wild Strawberries diputar di EoS 2018. Ke-93 film Eropa tersebut akan ditayangkan di pusat-pusat kebudayaan seperti Erasmus Huis, Goethe Institute, Instituto Italiano didz Cultura, Institut Francais Indonesia, Universitas Multi Media Nusantara dan SAE Institute. Selain itu juga diputar di communual working space, Tugu Kunsktring Paleis, Hotel Tugu Bali, Bintaro XChange Mall dan Gandaria City.

ada tahun ini, EoS mengadakan short film pitch project dan sudah terlpilih 10 finalis dari 122 pendaftar.Sebanyak 3 film terpilih akan didanai oleh EoS dan ke tiga film pendek tersebut akan tayang perdana di EoS tahun 2019. EoS Co - Director, Menimaputri Wismurti menambahkan, program lain yang disiapkan dalam EoS 2018 adalah, Film Talk : The Art of Subtitling di Kampus Univesitas Multimedia Nusantara tanggal 7 Mei 2018.

"Bagi film asing, alih bahasa memegang peran penting untuk meraih penonton lebih banyak dan membantu penonton memahami film secara utuh," papar Wismurti.


(Budi Nugraha/CN26/SM Network)