• KANAL BERITA

Anak Kecil Juga Bantu Satgas TMMD

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

PATI, suaramerdeka.com - Dalam pengabdiannya, prajurit TNI dituntut agar melaksanakan tugas yang dipercayakan dengan penuh kesungguhan. Menjadi seorang prajurit TNI, dituntut untuk selalu siap ditugaskan pada situasi dan kondisi apapun. Namun prajurit TNI bukan hanya fokus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sehingga selalu ada di medan pertempuran.

Akan tetapi prajurit TNI selalu siap/mampu dalam membantu kesulitan masyarakat di sekitarnya. Seperti terlihat pada pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101 di Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati.

Di mana prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD bersama-sama dengan masyarakat Desa Godo, mengerjakan pembagunan pengecoran jalan sepanjang 1700 meter dan renovasi tujuh rumah tidak  layak huni untuk warga kurang mampu, yang menjadi sasaran utama program TMMD Reguler ke-101 Kodim Pati.

Selain pengecoran jalan dan  membangun rumah tidak layak huni, ada beberapa program yang sudah dikerjakan oleh personil satgas TMMD dalam waktu 30 hari. Dalam mengerjakan penyelesaian program, personil satgas TMMD terbantu dengan bantuan dari masyarakat.

Bukan hanya orang dewasa yang turun membantu satgas TMMD dalam mengerjakan pembangunan, anak-anak Dukuh Selowire Desa Godo tidak mau ketinggalan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan tersebut. Walaupun dapat dilihat tenaga anak-anak ini terbatas, namun semangat mereka patutlah mendapat apresiasi.

Beberapa anak-anak, di antara Didin Sysifudin (9) murid kelas V SDN 02 Godo Kecamatan Winong, putra dari bapak Simin (50) warga RT 08 RW 01 Dukuh Selowire, terlihat membantu satgas TMMD mendorong gerobak yang telah diisi tanah, untuk penimbunan kanan kiri jalan yang telah selesai dibeton.

Melihat hal itu, Psiter Kodim 0718/Pati Sumaryono selaku pelaksana lapangan TMMD Reguler ke-101 tanpa sungkan memberikan apresiasi kepada anak-anak Dukuh Selowire. “Ketika saya melihat anak-anak ini mendorong gerobak yang diisi tanah, saya sangat sangat terkejut sekaligus bangga kepada mereka. Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan anak-anak, walaupun dalam segi tenaga masih kurang tapi semangat mereka sangat besar,” kata Pasiter.

Sumaryono berharap apa yang dilakukan anak-anak tersebut, dapat memberikan contoh yang positif kepada masyarakat Desa Godo yang lain. “Semoga menjadi contoh dan penyemangat bagi masyarakat (orang dewasa) yang lain, sehingga melalui kebersamaan akan dapat mempercepat pembangunan,” tambah Pasiter.


(Red/CN26/SM Network)