• KANAL BERITA

Mojokerto Putra Manfaatkan Kelimbungan PSIM

JUMPA PERS: Pelatih PSIM Yogyakarta Bona Simanjuntak (dua dari kiri) bersalaman dengan pelatih Mojokerto Putra Jamal Yastro saat jumpa pers jelang pertandingan di Wisma PSIM, Baciro, Kota Jogja, Senin (30/4). (suaramerdeka.com/Gading Persada)
JUMPA PERS: Pelatih PSIM Yogyakarta Bona Simanjuntak (dua dari kiri) bersalaman dengan pelatih Mojokerto Putra Jamal Yastro saat jumpa pers jelang pertandingan di Wisma PSIM, Baciro, Kota Jogja, Senin (30/4). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com- Duel dua tim pesakitan di Grup Timur Liga 2 pada pekan kedua akan tersaji kala tuan rumah PSIM Yogyakarta menjamu PS Mojokerto Putra di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Selasa (1/5) petang. Keduanya dipastikan berharap mendapatkan poin perdana setelah takluk di laga perdananya masing-masing. PSIM kalah dari tuan rumah Madura FC sementara Mojokerto Putra ditaklukan PSS Sleman saat bertindak sebagai tamu.

 

“Lawan PSIM kami sudah siapkan taktik dan strategi. Intinya kami tak mau mengulangi kekagagalan untuk kedua kalinya,” kata pelatih PS Mojokerto Putra Jamal Yastro saat jumpa pers jelang pertandingan di Wisma PSIM, Baciro, Kota Jogja, Senin (30/4).

Maka dari itu, setelah kalah dari PSS pekan lalu, Jamal tidak membawa pasukannya pulang kembali ke Mojokerto. Laskar Majapahit tetap tinggal di Jogja guna menyongsong laga kontra PSIM.

“Selama sepekan fokus pembenahan kami adalah memperbaiki konsentrasi pemain selama 2x45 menit yang sering hilang terutama di menit-menit terakhir,” ungkapnya.

Menghadapi PSIM, yang tak kalah penting diakui Jamal adalah kondisi tidak kondusifnya tim lawan. Adanya pengurangan poin minus sembilan yang dialami PSIM akan dimanfaatkan betul Jamal dan anak asuhnya. Meski diakuinya pula bahwa motivasi berlipat dari tuan rumah untuk bangkit juga akan diwaspadainya.

“Dalam persaingan di klasemen dengan pengurangan poin yang dialami PSIM tentunya menguntungkan kami tapi dalam pertandingan nanti kondisinya berbeda. Mereka bisa jadi lebih bersemangat dan itu yang harus diwaspadai, ini yang harus kami redam,” papar dia.

Bagaimana tuan rumah harus diakui pula tidak mudah mereka melangkah pada laga kedua nanti. Selain pengurangan poin mencapai sembilan angka, adanya pergantian posisi di kursi pelatih juga membuat tim ini sedikit limbung. Ya, posisi pelatih PSIM dari semula Erwan Hendarwanto kali ini diambilalih Bona Simanjuntak menyusul tidak memenuhinya kriteria lisensi yang dimiliki Erwan. Erwan pun akhirnya digeser menjadi manajer tim menggantikan Agung Damar Kusumandaru.

“Saya baru bergabung tadi malam dan baru memimpin latihan pagi tadi. Ini laga home pertama bagi kami di musim ini. Ada kondisi tidak enak di tim memang itu adanya, tapi saya minta anak-anak untuk tidak mempedulikan dan tetap akan bermain menyerang,” tandas Bona.


(Gading Persada /CN34/SM Network)