• KANAL BERITA

Forum Home Schooling Jateng Terbentuk

"Rumah Pemimpin" Menjadi Fondasi

Silviana Endang saat memberi paparan soal program home schooling. (Foto dokumen)
Silviana Endang saat memberi paparan soal program home schooling. (Foto dokumen)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Pembentukan Forum Home Schooling Jawa Tengah yang dilakukan di Ruang Ki Hajar Dewantara Gedung PP Paud Dikmas, Ungaran Sabtu (15/2) pagi tadi akhirnya menetapkan Dra Riyati Anggoro Peni, Mpd sebagai ketua forum.

"Saya berharap setelah pembentukan ini, semua yang terlibat dalam kepengurusan Forum Home Schooling terutama yang mewakili wilayah di kabupaten/kota di Jateng segera menindaklanjuti untuk menjadi pelopor home schooling di wilayah masing-masing," kata Riyati Anggoro Peni yang juga sebagai Kasi Pengembangan Satuan Pendidikan PP Paud Dikmas Jawa Tengah.

Pembentukan forum itu adalah baian dari kegiatan bimbingan teknis (bintek) dengan tema "Pengembangan dan Peningkatan Mutu Pembelajaran Melalui Bimbingan Teknis Penyelengaraan Program Home Schooling" yang diikuti oleh peserta dari SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) se-Jateng, dari Sukoharjo, Banjarnegara, Semarang, Cilacap, Jepara, PP Paud Dikmas, Cilacap, Kota Magelang, Sukohardjo, Purwokerto, Pekalongan dan wakil dari Home Schooling Rumah Pemimpin.  

"Peserta tentu belum mengenal cara penyelenggaraan home schooling, dari mengurus izin, dan legalitas lainnya. Untuk itulah PP Paud Dikmas perlu menyelenggarakan kegiatan bintek ini," sambung Peni.

Dalam bintek itu, Rumah Pemimpin, sebuah home schooling yang berada di bawah Yayasan Bunga Bangsa Semarang yang dipimpin Silviana Endang TM, SPsi, MM ditempatkan sebagai pelopor. "Di Rumah Pemimpin ini, kami ingin memberi fondasi terbentuknya home schooling. Sekolah rumah ini kami dirikan untuk menjadikan anak-anak didik sebagai pemimpin, setidaknya untuk memimpin dirinya sendiri, berkarakter, relegius dan berwawasan global, yaitu menjajagi kerjasama dengan negara lain, misalnya dengan Turki, Jepang, Korea, China dll," kata Silviana Endang.
 
 


(Red/CN19/SM Network)