• KANAL BERITA

Datangi Ponpes Ta’mirul Islam Solo, WNA Inggris Ini Ingin Masuk Islam

UCAPKAN SYAHADAT : Steve, warga negara Inggris berjabat tangan dengan Abah Ali saat membacakan kalimat syahadat sebagai pertanda masuk Agama Islam. (suaramerdeka.com / Budi Sarmun)
UCAPKAN SYAHADAT : Steve, warga negara Inggris berjabat tangan dengan Abah Ali saat membacakan kalimat syahadat sebagai pertanda masuk Agama Islam. (suaramerdeka.com / Budi Sarmun)

SOLO, suaramerdeka.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Ta'mirul Islam Solo, Rabu (12/2) malam, kedatangan tamu istimewa. Pimpinan pondok  KH Muhammad Ali Naharussurur terkaget-kaget, tiba-tiba seorang turis masuk pondok pesantren tersebut.

Abah Ali, sapaan KH Muhammad Ali Naharussurur, menerima Steve, pria dari Inggris diajak ngobrol sambil menanyakan latar belakang dirinya. Bule asal London Inggris ternyata ingin belajar Islam dan masuk Islam menjadi mualaf.

Mendengar kabar baik ini, Abah Ali mengumpulkan jamaahnya di ruang tamu. Tokoh masyarakat Solo ini membimbing si bule membacakan kalimat syahadat dibantu penerjemah, para jamaah dan santri mendoakan dan mengamini. "Ya begitulah kronologinya, kenapa Si Steve datang kemari (Ponpes Ta'mirul Islam Solo-red). Dia itu ingin masuk Islam," kata Abah Ali, Kamis (13/2).    

Abah Ali mengatakan, Steve kini memiliki nama baru Muhammad Ali Junior. Semenjak bekerja di Bangladesh lalu pindah ke Pakistan dan terakhir di Indonesia, di Solo ini, Steve dekat dengan umat muslim. Salah satu teman dekatnya, perempuan asli Solo, menjadi temen berdiskusi tentang Islam.

Waktu itu Steve berkunjung ke konter handphone di Singosaren Solo, bertemu dengan jamaah Abah Ali.  "Jadi jamaah saya inilah yang menuntun Steve datang kemari. Steve memang betul-betul ingin memeluk Islam," kata Abah Ali.

Steve merupakan orang ketiga yang masuk Islam atas bimbingan Abah Ali. Sebelumnya masing-masing warga negara Jerman, Korea Selatan dan terakhir Inggris.

Sementara itu salah satu warga Tegalrejo, Muhammad Amin membenarkan bule mualaf dan memiliki nama Islam. "Iya betul ada prosesi syahadatan seorang mualaf ‘londo Inggris’ di Basecamp Ponpes Ta'mirul Islam, Tegalsari, Laweyan, Solo City. Hadiah langsung diberikan nama baru Steve Muhammad Ali Junior," kata Amin.


(Budi Sarmun/CN30/SM Network)