• KANAL BERITA

Jembatan Jalur Evakuasi Segera Dibangun di Klakah

JEMBATAN KECIL: Jembatan kecil di Bangunsari saat ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
JEMBATAN KECIL: Jembatan kecil di Bangunsari saat ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com – Pemerintah Kabupaten bakal membangun jembatan untuk jalur evakuasi warga Dukuh Bangunsari dan Dukuh Bakalan, Desa Klakah, Kecamatan Selo. Saat ini sudah ada jembatan, namun kecil hanya penjalan kaki dan motor.

Meski sudah terbiasa dengan erupsi Merapi, namun warga bakal kesulitan jika terjadi bencana skala besar. Lokasi dukuh yang terpencil dan ketiadaan jembatan yang memadai  bakal menyulitkan warga menuju tempat pengungsian.

Mereka harus melintasi medan yang sulit. Sebenarnya sudah ada jembatan kecil sebagai pengganti jembatan sesek bambu yang berkali- kali hanyut diterjang banjir lahar dingin. Namun, jembatan itu hanya bisa bisa dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua.

Kalau mobil harus memutar jalur lain sejauh tiga hingga empat kilometer. Untuk itu dalam waktu dekat akan dibangun jembatan gantung lebih besar yang bisa dilalui kendaraan roda empat sebagai jalur evakuasi.

Pembangunan jembatan dianggarkan dana Rp 4,5 miliar dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Terkait rencana proyek tersebut, Sekda Kabupaten Boyolali, Masruri meninjau langsung calon lokasi jembatan yang akan dibangun.

‘’Kasihan teman-teman dari Bangunsari kalau terjadi bencana gunung meletus. Kalau ada jembatan, mereka bisa lewat sini semua, lebih dekat ke tempat pengungsian,’’ kata Sekda Masruri di sela sela peninjauan, Jumat (14/2).

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo menambahkan, dengan adanya jembatan gantung tersebut akan menjadi salah satu jalur evakuasi. ‘’Jembatan ini akan menjadi jalur alternatif evakuasi bagi 1.100 jiwa di dua dukuh tersebut.’’

Jalan itu merupakan jalur terdekat karena sebelum ada jembatan memutar tiga hingga empat kilometer. ‘’Ini nantinya menjadi jalur evakuasi apabila terjadi erupsi,’’ kata Bambang


(Joko Murdowo/CN39/SM Network)