• KANAL BERITA

Dibongkar, Bangunan Liar Penyebab Banjir

KAWAL PEMBONGKARAN: Sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Tegal mengawal pembongkaran bangunan liar di Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu. (suaramerdeka.com/ Dwi Putro GD)
KAWAL PEMBONGKARAN: Sejumlah anggota Satpol PP Kabupaten Tegal mengawal pembongkaran bangunan liar di Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu. (suaramerdeka.com/ Dwi Putro GD)

TEGAL, suaramerdeka.com - Satpol PP Kabupaten Tegal mengawal pembongkaran mandiri bangunan liar milik Kurniati yang berdiri di sempadan sungai Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jumat (14/2).

Selain tidak berizin, bangunan semipermanen milik warga Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal itu untuk berjualan ayam potong. Limbahnya sering menyumbat aliran sungai, mengakibatkan sungai meluap hingga permukiman warga sekitar.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, M Berlian Adjie melalui Kabid Penegakkan Perundang-undangan Perda (Gakunda), Muhammad Taufik Suyadi mengatakan, sejak mendapat laporan dari warga ihwal permasalahan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk memberikan pembinaan sekaligus melayangkan surat peringatan (SP) 1.

Pemkab meminta pemilik membongkar sendiri bangunan tersebut karena tidak berizin dan berdiri di atas sempadan sungai. "Saat kami cek lokasi, ternyata benar. Bangunan tidak berizin dan berdiri di atas tanah PSDA, sehingga kami memberikan pembinaan dan SP 1," ujarnya.

Setelah melayangkan SP 1, pihaknya melayangkan SP 2 dan 3. Setelah teguran terakhir pemilik akhirnya membongkar bangunan miliknya didampingi anggota Satpol PP.  

"Pemilk bangunan akhirnya menyadari jika perbuatannya salah. Dia berjanji tidak akan melanggar atau membangun di tempat itu lagi," katanya.


(Dwi Putra GD/CN39/SM Network)