• KANAL BERITA

Minat Warga Kendal Jadi PPK Tinggi

Pilkada Kendal 2020

 Komisioner KPU Kendal Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Catur Riris (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
Komisioner KPU Kendal Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Catur Riris (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com – Minat masyarakat Kendal yang ingin menjadi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Kendal 2020 cukup tinggi. Jumlah warga yang mendaftar sebagai calon PPK di KPU Kendal sebanyak 346 orang yang terdiri atas 244 laki-laki dan 102 perempuan.

 

‘’Dari 346 pelamar, sebanyak 13 orang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi, sehingga yang akan menjalani seleksi tertulis sebanyak 333. Mereka yang tidak lolos seleksi administrasi antara lain sudah dua periode berturut-turut menjadi PPK dan ada pula yang berkasnya tidak lengkap,’’ kata Komisioner KPU Kendal Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat dan SDM, Catur Riris, Selasa (28/1).

Tes tertulis bagi calon PPK tersebut, menurut rencana dilaksanakan di Pendapa Tumenggung Bahurekso pada Kamis (30/1). Dari 333 calon PPK akan dilakukan penjaringan sebanyak 200 orang. Mereka yang lolos tes tertulis akan mengikuti tes komputer dan wawancara.

Tes komputer dan wawancara dilaksanakan 8-10 Februari 2020 di Kantor KPU Kendal. Dari 200 orang akan diambil 100 orang untuk menjadi anggota PPK. Satu kecamatan terdiri atas lima anggota PPK. Di Kendal terdapat 20 kecamatan, sehingga kebutuhannya 100 orang. ‘’Kami mencari anggota PPK yang mampu mengoperasikan komputer. Sebab ada wacana rekapitulasi hasil pilkada menggunakan komputer,’’ tambahnya.

Pelantikan bagi anggota PPK dilaksanakan pada 29 Februari 2020. Mereka akan bertugas selama sembilan bulan yang dimulai 1 Maret – 30 November. Penentuan siapa yang menjadi ketua, berdasarkan pleno anggota PPK di masing-masing kecamatan tersebut.

‘’Mereka bakal mendapatkan honor. Namun, besarnya honor antara satu kabupaten/kota dengan yang lainnya, bisa berbeda-beda. Hal itu disesuaikan dengan kemampuan anggaran pilkada dari masing-masing daerah yang melaksanakan pilkada,’’ jelasnya.


(Rosyid Ridho/CN19/SM Network)