• KANAL BERITA

Penyebab Banjir, Jembatan Perusahaan Dibongkar Paksa

JEMBATAN BONGKAR: Ekskavator membongkar jembatan di Sungai Simo. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
JEMBATAN BONGKAR: Ekskavator membongkar jembatan di Sungai Simo. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com – Pemkab Pati membongkar jembatan di jalan Pantura Pati-Juwana, di depan PT Lotus Prima Energi (LPE), Senin (27/1).  Pemkab mengaku sudah memperingatkan perusahaan pemilik jembatan, namun tidak segera membongkarnya.

Pembongkaran dilakukan lantaran posisi jembatan di Sungai Simo itu terlalu rendah, menyebabkan sampah tersumbat dan menyebabkan air limpas ke jalur pantura.

Dalam satu bulan terakhir, kasus limpasan di jalur pantura itu telah terjadi lebih dari tiga kali. Banjir hingga ke jalan ini menyebabkan akses kendaraan terganggu.

Pembongkaran dilakukan dengan ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Wakil Bupati Pati Saiful Arifin mengaku telah berkomunikasi dengan perusahaan, namun rupanya jembatan tersebut belum jgua dibongkar.

‘’Kebetulan sudah beberapa kali peristiwa tersumbatnya aliran air lantaran sampah yang tersangkut jembatan itu terjadi,’’ katanya.

Dengan pembongkaran itu, perusahaan yang bersangkutan akan memakai jembatan alternatif. Pihaknya mewanti-wanti jika nantinya jembatan tersebut diganti yang baru agar dapat disesuaikan tingginya sehingga tidak menganggu aliran air.

‘’Kami terpaksa membongkarnya. Jika nantinya perusahaan komplain silakan datang ke kantor. Karena kalau tidak segera dibongkar, jika ada hujan lagi tentu air akan menggenang lagi’’ ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DPUTR Sumarto mengatakan selain jembatan nantinya akan ada sejumlah jembatan dibongkar. Tiga di antaranya berada di Desa Widorokandang, Kecamatan Pati, dan tiga lainnya di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana.

‘’Sesuai intruksi, kami akan bongkar jembatan yang tidak sesuai persyaratan teknik itu.Selain jembatan yang dibongkar hari ini, ada jembatan lainnya. Tinggal menunggu jadwal,’’ tegasnya.


(Beni Dewa/CN39/SM Network)