• KANAL BERITA

TalkShow, Bupati Rembang Bagikan Seribu Bola

foto: istimewa
foto: istimewa

REMBANG, suaramerdeka.com - Bupati Abdul Hafidz melanjutkan program menyapa dan mendengar langsung keluhan warga melalui acara talk show “Halo Bupati”. Dalam talk show yang digelar di Balai Desa Pasedan Kecamatan Bulu, Senin (27/1) itu, bupati mengawali program bagi-bagi seribu bola gratis untuk karang taruna di seluruh Rembang.

Bola voli dan sepak gratis tersebut diberikan kepada seluruh karang taruna pada 16 desa yang ada di Kecamatan Bulu. Perwakilan karang taruna dan Kades hadir dalam kegiatan yang disiarkan langsung melalui siaran R2B.

Selain puluhan warga, hadir juga kegiatan tersebut adalah Kepala DPUTARU Sugiarto, Kepala Dindikpora Mardi serta Direktur PDAM M Affan. Mereka menjawab langsung pertanyaan yang diajukan warga yang hadir.

Bupati Hafidz mengatakan, program pembagian bola untuk kalangan muda dilakukan lantaran ingin menumbuhkan semangat olahraga. Apalagi, ia berencana membangun sport center yang akan berlokasi di Rembang selatan.

Sayangnya, meskipun ada kegiatan bertemakan olahraga, tidak nampak hadir Ketua KONI Kabupaten Rembang, Vivit Andriyanto. Padahal, Vivit merupakan nahkoda baru di tubuh KONI yang baru saja terpilih.

“Kenapa bupati baru sekarang mendorong olahraga, karena sejak dilantik memang fokus di masalah infrastruktur dan ekonomi. Saatnya (sekarang), saya ingin mengawali peduli olahraga. Tidak hanya sepak bola dan voli, tapi semua cabang olahraga,” terang dia.

Hafidz menegaskan, melalui program talk show “Halo Bupati”, ingin mendengar dan menindaklanjuti informasi yang disampaikan masyarakat. Sejak 2 tahun acara ini bergulir, respons masyarakat sangat tinggi untuk menyampaikan keluhan kepada bupati.

Sementara itu, selain bagi-bagi bola, dalam kegiatan kemarin juga diserahkan bantuan sambungan PDAM 145 rumah warga Padesan. Rinciannya, 106 sambungan gratis, dan 39 sambungan murah.

Jika biaya normal sambungan baru adalah Rp 2.062.000, maka melalui kegiatan kemarin biaya hanya sebesar Rp 350 ribu. Hal itu merupakan bagian dari distribusi dana CSR PDAM kepada warga Pasedan. “Kami memang sejak 1980 memiliki sumber di Pasedan, dan diaktifkan kembali pada 2019. Sebanyak 106 pelanggan kami berikan pemasangan gratis,” tandasnya.


(Ilyas al-Musthofa/CN34/SM Network)