• KANAL BERITA

Generasi Milenial Diberi Motivasi Berwirausaha

BINCANG WIRAUSAHA: Narasumber Amita Nahdalema pemilik As Store dan Agus Nur Rochman pemilik usaha Sa’jane Tea & Coffee Bar berbincang wirausaha dalam workshop dan seminar, yang diadakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (24/1).  (suaramerdeka.com/Pamungkas Ashadi)
BINCANG WIRAUSAHA: Narasumber Amita Nahdalema pemilik As Store dan Agus Nur Rochman pemilik usaha Sa’jane Tea & Coffee Bar berbincang wirausaha dalam workshop dan seminar, yang diadakan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM), di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (24/1). (suaramerdeka.com/Pamungkas Ashadi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK), Universitas Semarang (USM) mengadakan seminar dan workshop bertema “Bincang Entrepreneur”. Hal itu dilakukan untuk memberikan motivasi kepada generasi milenial agar berani berwirausaha. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat (24/1).

"Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi anak muda agar berani memanfaatkan kesempatan menjadi wirausahawan sukses. Jika menjadi wirausahawan sukses pasti akan dapat memberikan manfaat bagi banyak orang," ujar Ketua Kegiatan Bincang Entrepreneur, M Muammar.

Adapun dalam kegiatan Bincang Entrepreneur menghadirkan dua narasumber, yaitu Amita Nahdalema pemilik As Store dan Agus Nur Rochman pemilik usaha Sa’jane Tea & Coffee Bar. Mereka berdua merupakan wirausahawan muda yang sukses merintis bisnis dari bawah.

"Untuk merintis usaha dari nol memang perlu kerja keras dan perjuangan. Kebanyakan saat orang berniat akan berwirausaha selalu dibayangi ketakutan. Maka dengan adanya dua narasumber yang kami datangkan, diharapkan para peserta dapat terinspirasi dan berani mengambil peluang berwirausaha," imbuhnya.

Menurutnya, untuk menjadi wirausahawan memang tidak mudah. Namun alangkah baiknya berani mencoba terlebih dahulu. Tentunya dengan bekal keberanian mengambil resiko, semangat, kerja keras, memiliki daya kreasi inovasi yang tinggi dan analisis yang tepat, pasti segala usaha yang dilakukan akan membuahkan hasil.

"Melalui seminar dan workshop Bincang Entrepreneur, para peserta akan mendapatkan ilmu kewirausahaan sekaligus beragam tips tentang bagaimana memulai dan menjalan kanwirausaha. Apalagi dua narasumber merupakan contoh pelaku usaha yang sukses. Mereka dalam merintis usaha berani mengambil resiko. Tentu para peserta akan lebih termotivasi dan berani berwirausaha," terangnya.

Sementara itu, salah satu peserta dari Semarang, Sheilla Sunindra mengatakan, modal utama dalam berwirausaha adalah keberanian dan tidak malu. Ia menceritakan, mulai tertarik pada dunia bisnis sejak duduk di bangku SMA. Ketika itu berjualan kaos dan Handphone secara online di media sosial Facebook. Kemudian saat duduk di bangku kuliah di Universitas Semarang sambil berjualan makroni.

"Kini bergelut di dunia kuliner. Sebab dunia kuliner pasti banyak orang yang tertarik. Dari istu berfikir makanan apa yang dapat dijual dengan harga yang ekonomis dan pas untuk mahasiswa. Akhirnya berjualan makroni. Waktu itu jualan makroni belum ada branding. Namun sekarang ini sudah ada dengan nama NN Snack Semarang. Banyak macam rasa makroni yang ditawarkan, di antaranya ada rasa keju, pedas dan original," jelasnya.

Ia mengimbuhkan, pesanan makroni yang dijual hingga sampai Bogor dan luar Jawa lainnya. Hal itu lantaran makroni yang dijual menggunakan media sosial. Adapun secara ofline dengan dititipkan di warung dan informasi informasi dari teman.

"Dengan mengikuti seminar dan workhsop Bincang Entrepreneur dapat menambah ilmu dan pengalaman. Terutama dalam mengembangkan bisnis yang selama ini ditekuni. Rencana tahun ini akan mengembangkan makroni dan tempatnya lebih premium," terangnya.


(Pamungkas Ashadi/CN19/SM Network)