• KANAL BERITA

Ditinggal Pergi ke Kebun, Rumah Carso Kebakaran

KEBAKARAN: Petugas dari Polsek Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur dan UPT BPBD Wilayah Majenang sedang memeriksa bagian dapur rumah milik Carso (65), warga Desa RT 01 RW 02 Desa Cijeruk, Kecamatan Dayeuhluhur yang kebakaran.(suaramerdeka.com/Dok)
KEBAKARAN: Petugas dari Polsek Dayeuhluhur, Kecamatan Dayeuhluhur dan UPT BPBD Wilayah Majenang sedang memeriksa bagian dapur rumah milik Carso (65), warga Desa RT 01 RW 02 Desa Cijeruk, Kecamatan Dayeuhluhur yang kebakaran.(suaramerdeka.com/Dok)

CILACAP, suaramerdeka.com - Rumah Carso (65), warga Dusun Cijeruk RT 01 RW 02  Desa Cijeruk, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap pada hari Sabtu (25/1) sekitar pukul 11.30 WIB kebakaran gara-gara lupa mematikan api tungku di dapur. 

Kobaran api yang muncul dari bagian dapur rumah korban terlihat kali pertama oleh saksi yaitu Tajid (55) dan Saman (45), keduanya warga Dusun Cijeruk RT 01 RW 02  Desa Cijeruk, Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap.

"Saat itu kami sedang bekerja di belakang rumah korban. Sekitar pukul 11.30 kami melihat api yang menyala di bagian atap dapur rumah korban," kata saksi Tajid, Sabtu (25/1).

Melihat ada api yang menyala di dapur rumah korban dan membakar bagian dapur, saksi Saman lalu meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Saksi bersama warga lalu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Upaya tersebut berhasil dan api bisa dipadamkan sehingga rumah korban yang kebakaran hanya bagian dapur dan ruang makan.

Warga segera memberi tahu kejadian itu kepada korban dan istrinya Rumyati (60) yang saat itu sedang berada di kebun. Korban lalu melapor kepada Kepala Desa Cijeruk, Casma. 

Kepala Desa Cijeruk, Casma meneruskan laporan korban ke Kantor Kecamatan Dayeuhluhur, Polsek, Koramil dan UPT Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Majenang.

Tiga anggota Polsek, satu anggota Koramil dan satu anggota Satpol PP langsung mendatangi rumah korban. Mereka kemudian mencatat dan meminta keterangan kepada para saksi dan membantu memindahkan barang-barang milik korban yang tidak terbakar.

"Warga langsung kerja bakti membersihkan sisa-sisa kebakaran dan memindahkan barang-barang milik korban yang kebakar. Kami kemudian menyarankan kepada korban agar mengungsi atau menumpang dulu di rumah suadaranya demi keselamatan korban dan keluarganya," kata Kepala Desa Cijeruk, Casma.

Setelah didata, bagian rumah yang kebakaran yaitu apur dan ruang makan berukuran 7x5,5 meter. Papan albasia sebanyak 100 lembar, TV dan mesin jahit milik korban juga ikut kebakar. Total kerugian Rp 19.500.000. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Menurut petugas, kebakaran terjadi karena korban lupa mematikan apa di tungku pada saat di tinggal pergi ke kebun. Api cepat menjalar karena bagian dapur rumah korban terbuat dari kayu yang mudah terbakar.


(Agus Sukaryanto/CN39/SM Network)