• KANAL BERITA

30 Persen Kuota SMM PTN Barat dari Total Mahasiswa yang diterima SNMPTN

Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Program seleksi masuk perguruan tinggi jalur mandiri (SMM PTN) melibatkan 18 PTN yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) PTN Wilayah Barat Indonesia akan dilaksanakan setelah SNMPTN dan SBMPTN berjalan.

"Program SMM PTN Barat 2020 memiliki kuota sebanyak 30 persen dari total mahasiswa yang diterima melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru," ujar Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nizam di Jakarta.

Jumlah tersebut, lanjut Nizam, juga bisa bertambah apabila terdapat kekurangan dari jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN. "Kita targetkan bisa menjaring 50.000 siswa. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang kita targetkan sebanyak 30.000 siswa," terangnya.

Nizam juga mengharapkan, program ini membuka kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum berhasil masuk PTN melalui jalur seleksi SNMPTN dan SBMPTN. Pada dasarnya, SMM PTN-Barat merupakan jalur seleksi mandiri oleh masing-masing PTN yang teknis pelaksanaannya dilakukan secara bersama-sama.

Nantinya, seleksi akan didasarkan pada hasil ujian tulis dalam bentuk cetak (UTBC) atau kombinasi hasil ujian tulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa yang dilakukan bersama di bawah koordinasi panitia SMM PTN Barat 2020.

Ketua Panitia SMM PTN Barat 2020, Samsul Rizal menjelaskan tahapan pelaksanaan SMM PTN Barat akan dimulai dari peluncuran dan sosialisasi pada bulan Januari. Sedangkan pembelian nomor pin ujian akan dilakukan pada 2-10 Juni 2020.

"Tahun kemarin kita agak terlambat untuk memulai di bulan Maret, jadi kurang tersampaikan ke masyarakat, melalui evaluasi tersebut, sekarang kita mulai lebih awal," kata Samsul Rizal.


(Prajtna Lydiasari/CN39/SM Network)