• KANAL BERITA

Penggerak Perempuan Nahdliyin Dukung Mugiyono-Ali Makhsun

DUKUNGAN PEREMPUAN : Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Demak Mugiyono-Ali Makhsun menyanyikan lagu Subanul Wathan bersama Penggerak Perempuan Nahdliyin, kemarin. (suaramerdeka.com/Hasan Hamid)
DUKUNGAN PEREMPUAN : Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Demak Mugiyono-Ali Makhsun menyanyikan lagu Subanul Wathan bersama Penggerak Perempuan Nahdliyin, kemarin. (suaramerdeka.com/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Setelah mendapat dukungan dari para kiai NU Demak, pasangan bakal calon bupati, Mugiyono-Ali Makhsun kembali memperoleh dukungan serupa dari Penggerak Perempuan Nahdliyin Demak.

Pernyataan dukungan tersebut mengemuka dalam Halaqah Penggerak Perempuan Nahdliyin Demak yang berlangsung di gedung KONI, Sabtu (25/1). Sebanyak 14 koordinator kecamatan (korcam) tim sukarelawan membacakan deklarasi dukungan yang dipandu Hj Rofiqoh.

Deklarasi berisi komitmen dukungan para penggerak perempuan nahdliyin terhadap pasangan bakal calon kepala daerah yang sebelumnya telah memperoleh restu dari para ulama NU sebagaimana hasil forum Jalsah Kiai NU di Ponpes Futuhiyah Mranggen.

Halaqah yang diikuti seribuan kaum perempuan nahdliyin itu diawali dengan khataman Alquran oleh 100 hafidzah. Turut hadir di tengah mereka, pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Mugiyono-KH Ali Makhsun.

Pada kesempatan tersebut, keduanya menyanyikan lagu Subanul Wathan bersama 14 korcam penggeram perampuan nahdliyin dan peserta halaqah.
Deklarasi dukungan tersebut, menurut Ketua Halaqah Penggerak Perempuan Nahdliyyin Demak, Hj Umi Hanik sebagai bentuk ikhtiar politik kaum perempuan NU dalam ikut menentukan masa depan Kabupaten Demak.

Menurutnya, restu dari para kiai NU dalam forum Jalsah tentu mendasarkan pada banyak pertimbangan utamanya demi kemaslahatan umat dan masa depan Kabupaten Demak yang lebih baik. Untuk itu sebagai warga nahdliyin perlu mendukung. "Apalagi bakal calon wakil bupati merupakan kiai, pengasuh pondok pesantren dan pengurus NU," tuturnya.

Sementara itu Mugiyono mengaku dukungan dari masyarakat yang terus mengalir semakin menguatkan rasa optimitisnya untuk meraih sukses dalam pilkada 2020. Dukungan dari kalangan nahdliyin menjadi modal penting karena sebagian besar warga Kabupaten Demak adalah NU.

"Saya sangat terharu karena dukungan dari warga nahdliyin yang terus mengalir, dan kali ini dari penggerak perempuan nahdliyin yang jumlahnya lebih dari seribuan orang," kata Mugiyono didampingi Ali Makhsun.

Di hadapan peserta halaqah, Mugiyono menyampaikan komitmennya untuk bersama-sama mewujudkan Kabupaten Demak sebagai kabupaten religi, yakni Demak Kota Wali.
"Ini amanat yang akan kami perjuangkan, untuk memajukan Kabupaten Demak bersama seluruh warga," ucap Mugiyono.


(Hasan Hamid/CN39/SM Network)