• KANAL BERITA

Lepas Landas Otomatis Jadi Tonggak Penting dalam Proyek ATTOL Airbus

Foto  A Doumenjou / MasterFilms / Airbus
Foto A Doumenjou / MasterFilms / Airbus

TOULOUSE, suaramerdeka.com – Lepas landas otomatis merupakan tonggak penting dalam proyek Autonomous Taxi, Take-Off & Landing (ATTOL) Airbus. Diluncurkan pada Juni 2018, ATTOL adalah salah satu demonstrator teknologi penerbangan yang sedang diuji coba oleh Airbus, demi memahami dampak-dampak dari otonomi sistem penerbangan terhadap pesawat.

Langkah berikutnya dalam proyek ini mencakup, antara lain, proses taxi otomatis berbasis penglihatan dan pengaturan prosedur mendarat otomatis yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2020. Dalam pelaksanaan proyek tersebut, otomasi bukanlah misi utama Airbus yang berdiri sendiri. Sebaliknya, Airbus ingin mengkaji teknologi otomatisasi, seiring dengan inovasi-inovasi di bidang lain seperti inovasi materi pesawat, sistem elektrifikasi, dan konektivitas.

Dengan demikian, Airbus dapat menganalisis potensi dari teknologi-teknologi tersebut dalam mengatasi berbagai tantangan di industri penerbangan di masa depan, termasuk peningkatan sistem manajemen lalu lintas udara, mengatasi kekurangan pilot, dan meningkatkan operasi penerbangan secara keseluruhan. Tak hanya itu, Airbus menggunakan kesempatan ini untuk meningkatkan keselamatan pesawat, sembari tetap mempertahankan tingkat keselamatan pesawat saat ini.

Agar teknologi yang diotomatisasi ini dapat meningkatkan operasi penerbangan dan kinerja pesawat secara keseluruhan, pilot akan tetap menjadi jantung dari seluruh operasi pengendalian pesawat. Teknologi otomatis merupakan hal penting untuk mendukung kerja pilot, dan memungkinkan mereka memusatkan perhatian lebih pada pengambilan keputusan strategis dan manajemen misi penerbangan, daripada pengoperasian pesawat.

Sebelumnya Pesawat uji coba Airbus telah sukses melakukan lepas landas secara otomatis dengan panduan sistem yang berbasis penglihatan di bandar udara Toulouse-Blagnac, Prancis. Awak uji coba tersebut terdiri dari dua pilot, dua teknisi penerbangan uji coba, dan satu teknisi penerbangan.

Mereka lepas landas untuk pertama kalinya pada 18 Desember pukul 10.15 pagi waktu setempat, dan melaksanakan delapan rangkaian lepas landas dalam kurun waktu empat setengah jam. "Pesawat beroperasi seperti yang diharapkan dalam rangkaian uji coba ini. Selagi menyelaraskan pesawat pada landasan pacu, dan menunggu izin lepas landas dari pemandu lalu lintas udara, kami menyalakan sistem kendali otomatis (auto-pilot)," jelas Pilot Uji Coba Airbus Kapten Yann Beaufils.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)