• KANAL BERITA

Mahasiswa KKN Unnes Fokus Naikkan IPM

Asisten Sekda Kabupaten Semarang bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sunarto, memberikan ucapan selamat datang kepada 232 orang mahasiswa Unnes yang akan melaksanakan KKN di lima kecamatan ketika Penerimaan Mahasiswa KKN Unnes 2020 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/1). (suaramerdeka.com/dok)
Asisten Sekda Kabupaten Semarang bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sunarto, memberikan ucapan selamat datang kepada 232 orang mahasiswa Unnes yang akan melaksanakan KKN di lima kecamatan ketika Penerimaan Mahasiswa KKN Unnes 2020 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/1). (suaramerdeka.com/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan FMIPA Unnes, Dr Parmin MPd menyebutkan, mahasiswa yang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) pada lima kecamatan di Kabupaten Semarang, nantinya hendak membantu mengembangkan potensi desa lokasi KKN melalui program tematik. Tahun ini, setidaknya ada 232 mahasiswa Unnes yang akan melaksanakan KKN.

Mereka, menurut Dr Parmin, akan berada di wilayah tujuan KKN untuk membantu masyarakat selama 45 hari ke depan.

“Sebelumnya, para mahasiswa telah mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan untuk berinteraksi dengan masyarakat. Kami akan bantu pengembangan desa wisata dan pemasaran aneka produk usaha ekonomi warga secara daring,” katanya, di sela Penerimaan Mahasiswa KKN Unnes 2020 di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Selasa (21/1).

Dengan turun langsung ke masyarakat, pihaknya berharap mahasiswa dapat membantu menyelesaikan permasalahan atau kendala yang dihadapi. Sekaligus mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki tiap desa. Selain itu, para mahasiswa juga akan membantu mengembangkan desa sehat yang telah ada.

Ratusan orang mahasiswa KKN itu, lanjutnya, akan didampingi oleh 15 orang dosen pembimbing lapangan. Mereka hendak ditempatkan pada sejumlah desa di Kecamatan Bergas, Bandungan, Getasan, Ungaran Barat, dan Kecamatan Ungaran Timur.

“Kami berharap, kiprah para mahasiswa dapat menaikkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Semarang,” imbuhnya.

Pejabat dan mahasiswa Unnes, kemarin, diterima oleh Asisten Sekda Kabupaten Semarang bidang Perekonomian dan Pembangunan, Sunarto. Dalam sambutannya, ia mengatakan bila IPM diukur dari sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Sejalan dengan itu, pihaknya meminta para mahasiswa KKN dapat ikut memberdayakan warga agar meningkat kesejahteraannya.

“Peningkatan IPM perlu strategi dan dukungan semua pihak termasuk dari para akademisi. Kegiatan ini bisa menjadi wahana bagi para mahasiswa untuk menerapkan ilmunya, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Sunarto.


(Ranin Agung/CN40/SM Network)