• KANAL BERITA

Bupati dan Kejari Sama-sama Bertugas Menegakkan Keadilan

CENDERAMATA:  Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly memberikan cenderamata berupa lukisan kepada pejabat lama Kajari Kabupaten Pekalongan Yeni Trimulyani. (suaramerdeka.com / Agus Setiawan)
CENDERAMATA: Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly memberikan cenderamata berupa lukisan kepada pejabat lama Kajari Kabupaten Pekalongan Yeni Trimulyani. (suaramerdeka.com / Agus Setiawan)

KAJEN, suaramerdeka.com - Ada persamaan yang menjadi tugas baik bupati dan kepala kejaksanaan negeri. Kesamaan tugas itu adalah !-sama menegakkan keadilan. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, di sela-sela acara pisah sambut Kejari Kabupaten Pekalongan dari pejabat lama ke pejabat baru, di Pendapa rumah jabatan bupati Pekalongan, belum lama ini.

Menurut dia, dirinya berama-sama pejabat lama Kejari Kabupaten Pekalongan, Yeni Trimulyani selama tiga tahun lebih menjalankan tugas sama. "Esensi dari penegakan hukum adalah al adalah yaitu keadilan. Esesi politik kekusaan adalah al adil, yaitu adil.  Kami menjalankan mandat keadilan sesuai tupoksi masing-masing," jelasnya.

"Keadilan dalam terminologi diartikan perilaku memenuhi aspek hukum positif. Ada makna yang sangat melekat dari makna keadilan yaitu, rasa kasih sayang. Ketika kita mampu memadukan rasa kasih sayang dan hukum positif dengan rasa kasih maka nilai keadilan hakiki keadilan bisa dihadirkan," sambungnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya menyampaikan, awal menjalankan tugasnya sebagai bupati dihadapkan dengan berbagai persoalan, di antaranya serapan anggaran yang rendah. Hal demikian disebabkan dari dua faktor, ekternal dan internal. Permasalahan itu telah diurai dan diperbaiki.

Hingga pada akhir 2019, Pemkab Pekalongan berhasil melaksanakan kegiatan kurang lebih mencapai 1.325. Dari banyaknya jumlah kegiatan itu ada yang lelang maupun non lelang. "Sekarang silpa kita masih di atas ambang batas, yaitu kurang lebih empat persen," ujarnya.

"Atas semua dedikasi, pengabdian dan rasa saling mendukung dari bu Yeni Trimulyani selama tiga tahun lebih bertugas sebagai Kajari di Kabupaten Pekalongan, saya ucapkan terimakasih, dan saya ucapkan selamat datang pak Mardari pejabat baru Kajari Kabupaten Pekalongan, "  kata bupati.

Cenderamata

Hadir dalam acara tersebut, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly. Bahkan, ia berkesempatan memberi ucapan selamat serta cenderamata kepada pejabat lama Kajari Kabupaten Pekalongan, Yeni Trimulyani.  "Sebagai Anggota DPR RI saya memiliki tugas konstitusi untuk melakukan kunjungan ke daerah pemilihan. Kundapil yang kali ini saya menghadiri acara pisah sambut pejabat Kajari Kabupaten Pekalongan, " ujarnya.

Pejabat lama Kajari Kabupaten Pekalongan, Yeni Trimulyani, menyampaikan, Kabupaten Pekalongan adalah sekolah kehidupan baginya. Sebab, Kabupaten Pekalongan sebagai menjadi tempat menerapkan teori-teori hukum yang dipelajari dari S1 hingga S3.

Selama menjadi Kajari Kabupaten Pekalongan bertugas terdapat banyak tantangan, ketika dihadapi serapan anggaran yang rendah, ada  salah satu dinas yang hanya mencapai 13 persen. Kondisi demikian tentu menjadi keprihatinan tersendiri, karena hasilnya tidak bisa dinikmati masyarakat.

Sementara, Pejabat baru Kajari Kabupaten Pekalongan, Mardani menyatakan, sebagai pejabat baru tentu yang dilakukan adalah meminta dukungan dan doa semua pihak dalam menjalan tugas di tempat baru. "Tugas sebagai Kajari Kabupaten Pekalongan adalah tugas pertama saya di Pulau Jawa, sebelumnya di Aceh," kata dia.


(Agus Setiawan/CN26/SM Network)