• KANAL BERITA

RSUD Salatiga Tambah Gedung Pelayanan ICU

POTONG TUMPENG : Direktur RSUD Salatiga dokter Pamuji Eko Sudarko (kanan) bersama jajaran manajemen dan pegawai, memotong tumpeng diresmikannya gedung ICU. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)
POTONG TUMPENG : Direktur RSUD Salatiga dokter Pamuji Eko Sudarko (kanan) bersama jajaran manajemen dan pegawai, memotong tumpeng diresmikannya gedung ICU. (suaramerdeka.com / Moch Kundori)

SALATIGA, suaramerdeka.com - RSUD Salatiga menambah gedung baru berupa gedung pelayanan intensive care unit (ICU)  atau unit perawatan intensif. Peresmian gedung ICU tersebut ditandai dengan potong tumpeng, yang dilakukan Direktur RSUD Salatiga dokter Pamuji Eko Sudarko bersama jajaran manajemen dan pegawai di rumah sakit tersebut, Kamis (16/1).

Pamuji mengatakan, pembangunan gedung pelayanan ICU ini dalam upaya meningkatkan pelayanan terbaik  kepada masyarakat Salatiga. Dengan dibangunnya gedung baru itu, rumah sakit milik pemerintah berstatus Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) itu telah berkembang.

"Gedung ICU  ini memiliki 14 tempat tidur. Persiapan pembangunan sudah sejak setahun lalu. Harapannya bisa dinikmati masyarakat. Sebelumnya, kami hanya memiliki lima tempat tidur ICU, kini menjadi 14. Jadi ini prestasi bagi kami," katanya usai peresmian gedung itu.

Disebutkan, strandardisasi ruangan, alat, dan sumber daya manusia (SDM) ICU ini lebih memadai. Semuanya sudah siap untuk memberi pelayanan kepada masyarakat.
Ada pun rincian dari tempat tidur ICU itu, terdiri atas lima tempat tidur intensif coronary care unit (ICCU) dan sembilan tempat tidur ICU.     

Ditambahkan Pamuji, pembangunan ICU ini penting untuk mematuhi amanat perundang-uandangan, bahwa  ICU minimal lima persen dari seluruh tempat tidur rumah sakit . Dengan jumlah 14 tempat tidur ICU itu, sudah memenuhi lima persen dari jumlah total 290 tempat tidur yang dimiliki RSUD Salatiga.

"Masyarakat lebih tertampung lagi dalam pelayanan RSUD. Penambahan  palayanan ICU ini urgen karena tempat tidur yang terisi dalam RSUD ini hampir 100 persen. Semua prasarana pendukung tersedia, maka kami sepakat meluncurkan pelayanan ICU ini," katanya,

Menurut Pamuji, dengan penambahan fasilitas ini, RSUD Salatiga siap menerima tim penilai akreditasi pada 4-7 Februari ini. Akreditasi ini untuk penilaian mutu dan keselamatan pasien.

"Kami siap untuk akreditasi itu. Karena RSUD Salatiga  mempunyai sarana prasarana yang memadai, SDM-nya juga berkompeten dengan memiliki sertifikat, dan ruangan yang nyaman. Teman-teman pegawai di RSUD ini sepakat untuk tetap menjaga mutu, pelayanan dan keselamatan pasien," katanya.
Target ke depan, menurut Pamuji, RSUD Salatiga siap melayani masyarakat sebaik-baiknya. Diharapkan ruang ICU yang dimiliki rumah sakit ini menjadi ICU unggulan, dan pendapat rumah sakit bisa meningkat.


(Moch Kundori/CN26/SM Network)