• KANAL BERITA

TPI Sumbang PAD Rp 5,26 Miliar

LELANG: Sejumlah pedagang ikan mengikuti lelang di TPI Kota Pekalongan. (suaramerdeka.com/Isnawati)
LELANG: Sejumlah pedagang ikan mengikuti lelang di TPI Kota Pekalongan. (suaramerdeka.com/Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan di Kota Pekalongan mengalami peningkatan pada 2019. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) menyumbang Rp 5,26 miliar atau meningkat dibandingkan pada 2018 hanya Rp 4,7 miliar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) TPI Kota Pekalongan, Mochtar Sanusi mengakui kendati pendapatan meningkat, namun belum mampu memenuhi target PAD sektor perikanan  Rp 5,6 miliar.

Dia menjelaskan, sepanjang Januari hingga akhir Desember 2019, jumlah ikan yang dilelang di TPI Kota Pekalongan 14.994 ton. Nilai transaksi lelang tersebut menyumbang PAD sebesar Rp 5,26 miliar.

Sementara itu, sepanjang tahun 2018, jumlah ikan yang dilelang 10.980 ton dengan PAD Rp 4,7 miliar. ‘’Meskipun target PAD 2019 belum bisa tercapai, namun produksi lelang ikan pada tahun 2019 mengalami kenaikan 36,5 persen,’’ kata Mochtar, Rabu (15/1).

Sementara itu Pemkot Pekalongan menaikan target PAD dari sektor perikanan pada 2020 sebesar Rp 6,1 miliar. ‘’Kami tetap optimistis meskipun target PAD 2019 belum tercapai, namun target 2020 sebesar Rp6,1 miliar bisa tercapai,’’ katanya.

Kepala UPTD TPI Kota Pekalongan itu yakin target bisa tercapai dengan alasan, saat ini, meskipun sudah memasuki musim penghujan, aktivitas di TPI Kota Pekalongan sejak awal Januari terlihat normal dan lancar.

‘’Aktivitas di TPI masih berjalan seperti biasanya. Hari ini (kemarin), beberapa kapal freezer membongkar hasil tangkapan. Sementara pelelangan pada hari Minggu sebelumnya mencapai 103 ton dan hasil lelangnya lebih dari Rp1 miliar,‘’ katanya.


(Isnawati/CN39/SM Network)