• KANAL BERITA

Genpro Gelar Sinergi dan Kolaborasi Bersama Lembaga Pendidikan di Ungaran

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bertempat di gedung Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PP PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Jawa Tengah, organisasi pengusaha muslim yang tergabung dalam Global Entrepreneurs Professional (GENPro) chapter Kabupaten Semarang menggelar pelatihan bersama beberapa lembaga pendidikan di Ungaran, awal pekan ini.

Sebutlah yayasan Cahaya Umat, yayasan Nur Hidayah, yayasan Nurul Iman, dan Nurul Amal serta Koperasi Jasa Keuangan Syariah mengikuti pelatihan yang dipandu oleh vice president Genpro DIY-Jateng, Ahmad Nur Umam dari Yogyakarta.

Pelatihan bertajuk Sinergi dan Kolaborasi antar lembaga ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalitas lembaga. Berawal dari menggali berbagai hambatan di masing-masing lembaga untuk kemudian dicari solusinya dalam bentuk rencana kerja.

"Visi Misi lembaga harus dituliskan dan disampaikan kepada semua orang yang terlibat di dalam lembaga tersebut supaya terinternalisasi. Sehingga semua tim dapat saling bersinergi dalam rangka mencapai goal yang dituju," kata Nur Umam.

Untuk mencapai tujuan lembaga, harus tersedia tim dan sistem yang baik. Oleh karena itu, Nur Umam berpesan kepada para pengelola yayasan agar dengan cermat mempersiapkan orang-orang yang akan dijdikan tim, serta mempersiapkan sistem yang jelas dan rapi.

Untuk lebih memantau serta mengarahkan jalannya lembaga, perlu adanya coach untuk mengontrol serta mengevaluasi progres kinerja lembaga dalam rangka meraih tujuan. "Tujuan dimaksud harus memenuhi kriteria spesifik, measurable, achieveable, realiable dan time oriented," imbuh Nur Umam.

Selain konsentasi pada kekuatan internal, sebuah lembaga juga harus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak di luar lembaga tersebut. Di akhir pelatihan, Nur Umam berpesan kepada peserta yang hadir, untuk jadi pembelajar. "Bersemangatlah. Mari berubah untuk lebih baik," tandasnya.

 


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)