• KANAL BERITA

Ratusan Kios Darurat Kosong, Pemkot Solo Tegur Pedagang

Pedagang Pasar Legi menyiapkan barang-barang miliknya di pasar darurat. (suaramerdeka.com/Agustinus Ariawan)
Pedagang Pasar Legi menyiapkan barang-barang miliknya di pasar darurat. (suaramerdeka.com/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka.com - Ratusan pedagang Pasar Legi masih enggan memanfaatkan kios darurat yang telah disiapkan Pemkot sejak dua pekan lalu. Para pedagang masih berjualan di lokasi usaha lama, sehingga ratusan kios masih kosong.

Kepala Pengelola Pasar Legi, Marsono mengatakan, Pemkot Surakarta memberi batas waktu, dua hari, para pedagang segera memanfaatkan fasilitas tersebut. Pemkot pun menegur para pedagang yang enggan menempati kios itu.

Petugas menunjukkan seratusan kios kosong tersebut di antaranya di Jalan DI Panjaitan, Jalan Abdurrahman Saleh, Setabelan dan seputar Monumen 45 Banjarsari. "Di Jalan DI Panjaitan ada 120 kios darurat. Tapi hanya tujuh kios yang sudah ditempati pedagang," terang dia, Selasa (14/1).

Hasil pendataan petugas tersebut, kata Marsono, lantas dilaporkan Dinas Perdagangan. Ratusan pedagang yang tak kunjung berjualan di kios darurat itu diberikan teguran sekaligus pengarahan agar segera memanfaatkan lokasi usaha tersebut.

"Para pedagang diminta membuat surat pernyataan berisi kesanggupan untuk segera menempati kios. Batasnya hingga dua hari ke depan. Kalau tidak segera menempati, mungkin akan ada teguran lebih keras lagi dari Pemkot," ujarnya.

Pedagang juga diberi opsi untuk mengembalikan kios tersebut kepada Pemkot, jika tidak ingin berjualan di tempat tersebut. "Kalau tidak berkenan, mereka diminta segera mengembalikan kunci kios. Biar bisa dibagikan kepada pedagang lain, yang masih membutuhkan kios tambahan," kata Marsono.

Salah seorang pedagang, Sukarti membenarkan, sejumlah kios darurat tersebut masih tertutup rapat sejak pembagian kunci dilakukan Pemkot pada akhir bulan lalu. "Kios-kios itu biasanya dipakai untuk gudang. Pedagangnya memilih menyewa kios di sekitar pasar," katanya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan, Heru Sunardi, meminta agar fasilitas pasar darurat itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pedagang. Pemkot menjamin keamanan barang-barang milik pedagang di pasar darurat, dengan menyiagakan personel keamanan. "Kalau tidak dimanfaatkan, lebih baik dikembalikan saja kepada kami," tegasnya.


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)