• KANAL BERITA

Baru Sebulan, Pasar Margasari Rusak

 Komisi II DPRD Kabupaten Tegal melakukan sidak di Pasar Margasari, Kecamatan Margasari, Senin (14/1). (suaramerdeka.com/dok)
Komisi II DPRD Kabupaten Tegal melakukan sidak di Pasar Margasari, Kecamatan Margasari, Senin (14/1). (suaramerdeka.com/dok)

TEGAL, suaramerdeka.com - Pembangunan Pasar Margasari di Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal baru selesai akhir 2019, sekitar satu bulan lalu. Namun beberapa bagian bangunan baru itu rusak. Bahkan pasar berstandar nasional itu juga minim fasilitas.

"Eternit pasar jebol. Beberapa bagian keramik mengelupas. Saat diguyur hujan ruangan pasar banjir, karena atap bocor," kata anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, KRT Sugono Adinagoro, saat inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Margasari, Senin (13/1).

Politikus PDIP itu menuturkan, pembangunan Pasar Margasari baru selesai sebulan lalu. Namun, sejumlah bangunan rusak. Dia berharap, dinas terkait harus tegas menegur penyedia jasa atau pemborong yang membangun pasar tersebut untuk segera memperbaikinya.

"Jaminan pemeliharaan masih ada. Tolong itu jangan dicairkan dulu. Tapi harus digunakan untuk memperbaiki atap yang bocor dan keramik yang rusak," katanya.

Dalam sidak itu, Gono juga menyoroti ruangan pasar yang lembab dan panas, tidak difasilitasi exhaust fan atau alat yang berfungsi untuk menghisap udara. Selain itu, setiap ruang tidak ada alat pemadam api ringan (APAR).

"Mestinya setiap sudut ada APAR atau hydrant untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran," tegasnya.

Bukan hanya itu. Tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di pasar tidak sesuai harapan. Mestinya, TPS berada di luar pasar ditutup dengan tembok. Pembuangan sampah bisa dilakukan dari dalam pasar, namun TPS dibangun terbuka, sehingga dapat menimbulkan polusi udara.

Terlebih, lokasi TPS berada di depan rumah dinas Kapolsek Margasari. "Tempatnya terbuka. Kalau begini, nanti volume sampah banyak, karena masyarakat desa membuang sampah di situ," katanya.

Komisi II berharap Pasar Margasari menjadi pasar percontohan untuk daerah lain. Pasar tersebut merupakan pasar standar nasional seperti pasar di Magelang. "Tapi sarana dan prasarana minim. Ini harus dibenahi lagi," pungkasnya.


(Dwi Putra GD/CN40/SM Network)