• KANAL BERITA

Sembilan Kios Pasar Ulujami Hangus Terbakar

Petugas Pemadam Kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan kobaran api dengan menyemprotkan air.(suaramerdeka.com/Saiful Bachri)
Petugas Pemadam Kebakaran dibantu warga berusaha memadamkan kobaran api dengan menyemprotkan air.(suaramerdeka.com/Saiful Bachri)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Sembilan kios yang menjual beragam barang dan aneka kebutuhan, termasuk kantor sebuah badan perkreditan di kompleks Pasar Ulujami hangus terbakar, Selasa (14/1) dini hari.

Api yang diduga dari korsleting itu mulai membesar pada dini hari sekitar pukul 01.30. Pemilik dan warga panik berusaha memadamkan api, termasuk dari tim mobil Damkar Satpol PP yang bolak balik mengambil air. Api baru bisa dijinakkan pada pukul 03.00 WIB.

Menurut polisi, api kali pertama diketahui oleh salah satu pedagang Hardi (65), berasal dari deretan sebuah kios. Hardi lalu memberitahukan kepada warga yang lain untuk berusaha memadamkan api dengan perlengkapan seadaanya. Api baru benar-benar padam setelah pemadam kebakaran tiba.

Camat Ulujami, Yanuar Nitbani menjelaskan, belum diketahui secara pasti asal api pemicu kebakaran kios. Dugaan sementara akibat gangguan arus pendek atau korsleting listrik.

"Sembilan kios yang terbakar berada berdekatan dengan barang yang dijual bervariasi, di antaranya sembako, sayur, plastik, jajanan, dan dua toko pakaian," kata Yanuar, Selasa (14/1).

Kios yang terbakar milik Lukman, Rohimah, Mashuri, Juariyah, Subarkah, Sabari, kantor badan perkreditan, Jaul yang memiliki dua kios.

Mengenai badan perkreditan yang terbakar tidak ada isinya alias kosong. Setelah pelayanan semua arsip dibawa pulang oleh karyawan. Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Kerugian dinilai sekitar ratusan juta.

Menurutnya, Muspika bersama para pedagang dan warga membantu membersihkan reruntuhan sisa kebakaran di lokasi usai kejadian. Terkait penataan kembali kios yang terbakar akan diserahkan kepada Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pemalang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran Satpol PP Pemalang, Diar Hendrianto, mengakui pemadaman api saat itu membutuhkan tiga tangki dengan menerjunkan satu regu. Sekitar pukul 03.00 WIB api baru bisa dipadamkan.


(Saiful Bachri/CN40/SM Network)