• KANAL BERITA

''Dadi Bupati Iku Gampang, Sing Angel Kuwi Dadine''

Oleh : Santoso Budi Susetyo

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

" Mas Budi mboten derek nyalon bupati?"
" Pak Budi kudune wani melu nyalon sing penting wani disik"

PERTANYAAN dan pernyataan seperti itu kadang ditujukan kepada saya dan biasanya saya jawab dengan guyon "assiap..bupati ketoprak ya mas..!!" ha ha

Pertanyaan dan pernyataan seperti itu bagi mereka wajar,mungkin tolok ukur mereka sederhana, saya adalah ketua partai sekaligus anggota DPRD yang sudah masuk periode kedua. Secara pribadi saya harus tahu diri dan bisa mengukur  kemampuan serta modal politik yang saya miliki, belum cukup untuk masuk menjadi kandidat dalam kontestasi pilkada.

Pengalaman masuk dunia politik yang sudah hampir 20 tahun membuat saya tidak bisa menyederhanakan dan nggampangke hal-hal yang berkaitan dengan politik apalagi urusan tentang golek kecik  untuk memenangkan  kompetisi demokrasi yang disebut pemilu.  Orang lapangan akan mengatakan "Tidak semudah teori dalam buku"    

Orang butuh banyak alasan dan petimbangan untuk memberikan satu suara kepada kandidat. Peliknya, orang yang pernah dibantu belum tentu mau memilihnya. Rumitnya, yang sudah  diopeni sepanjang tahun tidak serta merta memihaknya . Anehnya, yang masih ada ikatan pertemanan dan  kekeluargaan tidak ada jaminan membelanya. Beratnya, yang pakai politik uang pun juga tidak otomatis memenangkannya. Tidak ada rumus pasti untuk mendapatkan suara dalam pemilu. Entah apa yang merasukimu he he...

Kesiapan mental, fisik dan sumberdaya lainnya memang harus prima dalam kompetisi pemilu apalagi pilkada, seorang calon harus matoh tenan . Diakui popularitasnya, teruji kapasitasnya, terbukti elektabiltas dan tebal isi tasnya. Justru yang terakhir ini akan menjadi pertanyaan pertama yang diajukan kepada seorang bakal calon.

Realitasnya biaya politik  tidak sedikit dan mahal, dari biaya kampanye, tim sukses, mesin pemenangan, pengamanan suara sampai yang percaya klenik, tentu butuh ongkos juga..he he. Pengusung dan tim sukses akan memastikan kesiapan sang calon karena jika sampai  nombok dan tambel bisa-bisa jemburik tenan.   Tidak berlebihan jika ada yang mengatakan " Dadi bupati iku gampang sing angel kuwi dadine "

Sebagai petinggi partai saya sering dihubungi dan didatangi bakal calon bupati karena mereka melihat potensi kekuatan politik yang kami miliki. Secara ideal selain kesiapan tas tas  itu tadi,  kami tentu ingin mengusung calon yang punya visi yang jelas terutama tentang ekonomi kerakyatan, punya konsep  dalam bekerja,  aspiratif dan akomodatif ora sak karepe dewe.

Pesan saya kepada para bacabup, Jika terpilih tolong prioritaskan  buka banyak lapangan kerja salah satu caranya adalah undang investor. Jika masyarakat bekerja maka dengan gajinya daya beli akan meningkat , roda ekonomi berputar dan  dodol apa ae dadi payu termasuk supaya taman dan tempat ngopi yang jumlahnya banyak tapi sepi itu jadi ramai kembali.

*Santoso Budi Susetyo / Ketua DPD PKS Blora


(Red/CN26/SM Network)