• KANAL BERITA

Habitat di Mana-mana, Warga Agar Waspadai Penyebaran Ular Kobra

Ular Kobra (ilustrasi Istimewa)
Ular Kobra (ilustrasi Istimewa)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Banyaknya kasus penyebaran ular berbisa jenis kobra di berbagai wilayah di Jakarta dan kota-kota lain, menyusul intensitas curah hujan yang semakin tinggi, cukup meresahkan warga baik di desa atau kota. Ular kobra atau ular sendok adalah jenis ular berbisa dan belum ditemukan serum untuk menawarkan bisa akibat gigitannya.

Drh Heru Wahyono, supervisor Animal Center "Drh Nugroho" Semarang saat dikonfirmasi fenomena penyebaran ular itu mengatakan, "Ular kobra atau ular sendok adalah jenis ular berbisa dan belum ditemukan serum untuk menawarkan racun gigitannya. Masyarakat agar mewaspadai, dan menjaga lingkungan, karena ular jenis kobra terutama yang berbadan kecil ini habitatnya ada di mana-mana," kata Heru Wahyono ditemui di kantornya di Jalan Imam Bonjol Semarang.

Dibanding dengan jenis ular lain, gigitan ular sendok berpotensi mematikan. Bisa atau racun ular sendok merupakan salah satu yang terkuat dari jenisnya, dan mampu membunuh manusia. Ular sendok melumpuhkan mangsanya dengan menggigit dan menyuntikkan bisa neurotoksin pada hewan tangkapannya (biasanya binatang mengerat atau burung kecil) melalui taringnya.

Pengamat satwa liar dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Dr Boedi Setiawan, MP, drh mencatat ada siklus setiap tahun saat berbagai jenis satwa liar masuk ke permukiman padat penduduk, yang disebabkan habitatnya semakin terhimpit oleh pertumbuhan pembangunan untuk kepentingan manusia.


 

 


(Red/CN19/SM Network)