• KANAL BERITA

Ratusan Pembalap Ikuti Urban Downmall

foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

SLEMAN, suaramerdeka.com - Untuk pertama kalinya, Sleman City Hall (SCH) menghadirkan Urban Downmall pada Sabtu-Minggu (14-15/12). Jika biasanya menunjukan aksi balapnya di alam terbuka, seperti gunung dan hutan, kali ini ratusan pembalap unjuk gigi di dalam gedung mall.

Di event bertajuk Djogja Series Round 5 "Urban Downmall" ini, para pembalap memperlihatkan aksinya di hadapan pengunjung. Mereka dengan lihai menyusuri trek mulai dari lantai 3 area eskalator ballroom kemudian masuk ke kawasan perbelanjaan menuruni tangga darurat, hingga berakhir sampai ground floor.

Para pembalap dituntut untuk menaklukkan lintasan cukup menantang yang telah disediakan oleh panitia. Di setiap lantainya dibuat rintangan termasuk papan big jump. Perlombaan dimulai pukul 19.00 – 21.30 WIB, sementara untuk latihan, panitia memberikan waktu pukul 14.00 – 17.00 WIB. Untuk acara urban downmall saat race dimulai, peserta akan dilepas satu per satu dengan jeda per satu menit. Perhitungan total berdasarkan waktu saat di finish line.

Ada beberapa kategori yang diperlombakan seperti Master Pro, Junior, U-15, Men Elite, dan masih banyak lagi. “Peserta ada dari berbagai usia dan kelas. Mereka menunjukan skill yang luar biasa," kata Public Relations SCH Tika Sari.

Hadirnya Urban Downmall di SCH ini sebagai ajang penyegaran bagi pembalap karena jalurnya yang lebih menyenangkan. Masyarakat yang hadir diharapkan bisa menikmati aksi pembalap. Dengan begitu, semakin banyak orang yang jatuh cinta pada balap sepeda khususnya mountain bike.

Total terdapat 200an pembalap dari berbagai daerah yang ikut dalam aksi downmall. Jumlah dan antusias peserta ini merupakan yang terbanyak daripada seri sebelumnya. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan Indonesia Downhill. Olahraga downhill selama ini banyak mengukir prestasi salah satunya raihan dua medali emas baik pada ajang Asian Games lalu.

"Merangkul berbagai macam komunitas untuk mengadakan acara merupakan salah satu bentuk keterbukaan SCH. Harapannya, acara seperti ini dapat diadakan tahunan disini," tutup Tika.


(Amelia Hapsari/CN34/SM Network)