• KANAL BERITA

Satgas Quick Respon Siap Bantu Tangani Laka Lantas Terpadu

Tim Quick Respon saat memperagakan penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terpadu. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)
Tim Quick Respon saat memperagakan penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terpadu. (suaramerdeka.com/Kasirin Umar)

BATANG, suaramerdeka.com - Satlantas Polres Batang bersama instansi terkait membentuk Quick Respon Penanganan Laka Lantas Terpadu.

Quick Respon dibentuk untuk penanganan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Kasat Lantas Polres Batang AKP Doddy Triantoro menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk sebuah tim terpadu penanganan kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum di wilayah Kabupaten Batang.

“Dengan adanya pembentukan satgas quick respon ini diharapkan petugas memiliki kemampuan dan keterampilan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas guna menciptakan situasi Kamseltibcar lantas di wilayah hukum Polres Batang terutama saat masyarakat merayakan libur Natal dan Tahun Baru," jelas AKP Doddy Triantoro, Sabtu (14/12).

Dikatakan, salah satu kerawanan di pantura Batang yakni laka lantas. Oleh sebab itu Satlantas Polres Batang berinovasi dalam hal penanganan kecelakaan lalu lintas, dengan melibatkan instansi yang berhubungan langsung dengan penanganan kecelakaan.

“Sehingga tercipta sinergi dan koordinasi yang baik dengan instansi terkait dengan Satlantas Polres Batang dalam penanganan kecelakaan lalu lintas jalan,” katanya.

Doddy berharap dibentuknya satgas tersebut bisa memberikan dampak positif.

“Tentunya kami tidak bisa bekerja sendiri dalam hal ini, untuk membawa penanganan laka lantas secara cepat, tepat dan terpadu guna menyelamatkan korban. Jadi mari bekerja sama dan saling mendukung,” tandasnya.

Quick Respon Penanganan Laka Lantas Terpadu, terdiri dari personel gabungan unit Laka Lantas, Jasa Raharja, Tim 119 Kabupaten Batang, RS.QIM Batang, Derek Balai Jaya Pekalongan dan RSUD Batang, yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara terpadu dalam penanganan kecelakaan lalu lintas.


(Kasirin Umar/CN39/SM Network)