• KANAL BERITA

Bantu Peternak Ayam, LP2M Unnes Kembangkan Solar Brooder

SOLAR BROODER: Staf Ahli Bidang Kerjasama, Unnes Eka Yuli Astuti (tengah) saat menyerahkan bantuan alat TTG Solar Brooder di Polres Grobogan. (Foto suaramerdeka.com/Royce Wijaya)
SOLAR BROODER: Staf Ahli Bidang Kerjasama, Unnes Eka Yuli Astuti (tengah) saat menyerahkan bantuan alat TTG Solar Brooder di Polres Grobogan. (Foto suaramerdeka.com/Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengembangkan alat teknologi tepat guna (TTG) Solar Brooder untuk membantu peternak ayam. Solar Brooder dengan bahan utama biosolar dan minyak jelantah ini merupakan alternatif pengganti pemanas ayam konvensional. Dalam peternakan ayam, pemanas kandang dan tempat minum ini salah satu piranti wajib untuk menjaga suhu panas lingkungan ternak.

Suhu panas perlu dijaga agar ayam merasa nyaman serta dapat tumbuh berkembang, sehingga meminimalisasi kematian ternak. "Kami mencoba mengembangkan Solar Brooder untuk membantu meringankan beban biaya biaya ekonomi beternak ayam. Peternak biasa memakai pemanas konvensional berbahan bakar LPG atau pemanas briket batubara yang tentunya membuat biaya operasional ternak lebih tinggi," kata Staf Ahli Bidang Kerjasama, Unnes Dr Eka Yuli Astuti MA di sela-sela penyerahan Solar Brooder di Grobogan.

Menurut dia, kelemahan pemanas konvensional itu biaya tinggi dan belum stabilnya proses pemanasan tersebut. Padahal, peternak masih harus dihadapkan biaya operasional seperti pakan ayam dan tenaga kerja yang mengurus ternak. Pengembangan Solar Brooder ini merupakan skema program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PTTG) kepada masyarakat pada Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Adapun, bantuan alat diberikan anggota Polri yang hendak pensiun, personel Babinkamtimbas Polres Grobogan, serta Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Grobogan. Mereka punya usaha peternakan ayam dengan kandang konvensional. Ketua TTG Unnes, Widodo MHum berharap, bantuan itu bisa membentuk wirausaha peternakan ayam menjadi lebih produktif dan modern.

"Solar Brooder, dibandingkan pemanas konvensional berbahan LPG, ini mampu menghemat biaya operasional pemanas kandang ayam hingga 30 persen," tandasnya.

Menurut Widodo, program ini bentuk tindak lanjut nota kesepahaman Kapolda Jateng dan Kemenristekdikti tentang pembekalan dan pelatihan keterampilan pegawai negeri di Polda Jateng menjelang masa pensiun. Di sisi lain, Wakapolres Grobogan, Kompol Dwi Hendro Pudjiyanto menyambut baik program TTG Unnes. Kedepan, universitas ini dapat terus bersinergi dengan Polres Grobogan, dalam upaya membantu mengembangkan kewirausahaan bagi anggotanya.


(Royce Wijaya/CN19/SM Network)