• KANAL BERITA

Underpass Kentungan Akan Diuji Coba 

Underpass Kentungan (Foto Republika)
Underpass Kentungan (Foto Republika)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Underpass Kentungan, Sleman akan mulai dibuka saat menjelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (nataru). Namun sementara, masih bersifat uji coba.

Kepala Seksi Angkutan Terminal Bidang Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman Tetty Tamiyati mengatakan, uji coba akan dimulai tanggal 19 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020. "Underpass bisa dilewati untuk percobaan per tanggal 19 Desember nanti, termasuk bagi bis pariwisata," kata Tetty saat ditemui di kantornya, Jumat (13/12).

Namun dia tidak dapat menjelaskan lebih detail karena belum memperoleh informasi lanjutan dari Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN). Sementara itu terkait kesiapan penyelenggaraan angkutan nataru secara umum, Tetty menjelaskan berbeda dengan lebaran, pihaknya tidak membentuk posko di sejumlah titik. 

Posko nataru hanya dibuka di kantor Dishub Sleman. Posko tersebut beroperasi selama 24 jam. Selain membentuk posko, personel Dishub bersama Polres Sleman juga akan melakukan monitoring. "Kami kerahkan 43 personel untuk disebar di empat wilayah Sleman sisi utara, barat, timur, dan selatan," ujarnya. 

Saat malam natal, pengawasan utamanya pada gereja yang tergolong besar. Untuk malam tahun baru, monitoring difokuskan pada titik-titik keramaian penyelenggaraan pesta kembang api. Diantaranya kawasan Prambanan, Monumen Jogja Kembali, Denggung, dan Kaliurang.

Di sejumlah titik tertentu akan diberlakukan sistem buka tutup jalan. Namun penerapannya fleksibel, melihat perkembangan situasi dan kondisi di lapangan. "Penerangan jalan juga diantisipasi. Sedari sekarang dipantau, titik-titik lampu mana yang mati," imbuh Tetty.

Berdasar pendataan Dishub, ada lima ruas jalan rawan macet di wilayah Sleman yakni Yogya-Tempel, ringroad barat, Yogya-Wates, ringroad utara, dan Yogya-Prambanan. Untuk ruas Yogya-Tempel, ada empat titik rawan kemacetan lalu lintas yaitu simpang empat Palbapang Tempel, Beran, Denggung, dan Jombor.

Ruas ringroad barat, potensi kemacetan ada di simpang empat Kronggahan, Demak Ijo, dan Pelemgurih, serta simpang tiga Gamping. Ringroad utara, titik kemacetan tersebar di perempatan Monjali, Kentungan, Gejayan, dan Condongcatur. Adapun kemacetan di ruas Yogya-Prambanan tersebar di simpang tiga Janti, Maguwo, Bandara, Raden Ronggo, dan Prambanan, serta perempatan Kalasan. 

Sementara peta kemacetan pada ruas Yogya-Wates ada di Pasar Gamping, simpang empat pasar hewan, Pedes, Sedayu, Terminal Wates, dan Masjid Agung Wates, serta pertigaan Sentolo, Milir, dan Nyi Ageng Serang.(Amelia Hapsari)


(Amelia Hapsari/CN19/SM Network)