• KANAL BERITA

Bangun Laboratorium Media, Stikom Jawab Tantangan Era Disrupsi

Wisuda ke-38 Stikom 19 Desember

foto: suaramerdeka/dok
foto: suaramerdeka/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com- Perkembangan teknologi komunikasi mengakibatkan terjadinya disrupsi informasi. Sekolah Tinggi Komunikasi (Stikom) Semarang menyikapi perubahan ini dengan membangun laboratorium media terintegrasi. Melalui laboratorium tersebut, mahasiswa ditantang menyalurkan bakat dan kreativitasnya menggarap media terintegrasi cetak, radio streaming, televisi, epaper, majalah dan koran PDF, hingga media online. Cara inilah yang dilakukan Stikom menjawab tantangan di era disrupsi.

"Kurikulum kampus juga sudah berbenah, kini sedang dipikirkan mata kuliah marketing digital komunikasi. Bahkan, mahasiswa sudah ada yang mampu membuat produksi film televisi maupun iklan yang berkarakter milenial," jelas Ketua Stikom Semarang Gunawan Witjaksana saat memberikan keterangan pers persiapan wisuda ke-38 di Semarang, Kamis (12/12). Stikom kini berupaya mencetak sarjana komunikasi yang siap kerja.

Menurut dia, masyarakat punya kecenderungan mengakses media baru, dengan berbagai fitur sesuai seleranya masing-masing. Hal itu dikenal media sosial alias medsos. Pengalihan media ini juga menuntut media konvensional memanfaatkan dan mengintegrasikannya ke medsos. Tujuannya supaya medianya terakses oleh publik secara luas. Laboratorium media terintegrasi milik Stikom ini merupakan satu-satunya yang dimiliki perguruan tinggi Ilmu Komunikasi di Indonesia.

Meski punya keunggulan laboratorium, tapi keberadaannya belum memberi korelasi positif buat calon mahasiswa. Mereka justru terbuai dengan "bungkus" gedung mewah atau label perguruan tinggi, ketimbang memahami isi laboratorium, kurikulum, dosen, bahkan prestasi alumninya. Di hadapan wartawan, Gunawan menyebutkan, Stikom kini berupaya berbenah. Selain memperbaiki fisik bangunan, sekolah tinggi rencananya akan dikembangkan jadi universitas.

Menurut dia, sosialisasi isi kurikulum akan dilakukan secara intens, supaya kampusnya semakin dikenal di masyarakat. Mengenai wisuda ke-38, kata dia, pelaksanaannya diikuti 63 calon wisudawan di Hotel Aston Semarang pada Kamis (19/12) mendatang. Pada kesempatan itu akan dideklarasikan tekad penyelenggara Stikom untuk memperbaiki kekurangan-kekurangannya.


(Royce Wijaya/CN34/SM Network)