• KANAL BERITA

Angin Ribut Robohkan Lima Rumah di Japah

 ROBOH: Salah satu dari lima rumah yang roboh akibat diterjang angin kencang di wilayah Japah Rabu (11/12). (suaramerdeka.com /Urip Daryanto)
ROBOH: Salah satu dari lima rumah yang roboh akibat diterjang angin kencang di wilayah Japah Rabu (11/12). (suaramerdeka.com /Urip Daryanto)

 BLORA, suaramerdeka.com - Untuk kali kesekian angin ribut merobohkan sejumlah rumah warga di Blora, Rabu (11/12) siang kemarin sekitar pukul 13.30 WIB  Kali ini giliran angin ngamuk di wilayah Kecamatan Japah, tepatnya di Desa Pengkolrejo dan Desa Wotbakah. Sedikitnya lima rumah warga di dua desa itu roboh, sebuah rumah di Desa Wotbakah, dan empat rumah lainnya milik warga Desa Pengkolrejo. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp 100 juta.

Sesuai laporan Kades Wotbakah Suparmin dan Kades Pengkolrejo, Lasman ke Koramil Japah, rumah roboh tersebut masing-masing milik Saeno (44), warga Desa Wotbakah Rt 02/01, Kecamatan Japah. Selanjutnya rumah Sutarno (40), Suwaji,   Pajiman dan Pasmin, keempatnya warga Desa Pengkolrejo.

Keterangan yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut berawal ketika Rabu (11/12) siang sekitar pukul 13.30 WIB, terjadi hujan lebat yang disertai angin puting beliung di sebagian desa di wilayah Kecamatan Japah. Akibatnya, lima rumah roboh, masing-masing sebuah rumah milik warga Desa Wotbakah, dan 4 rumah milik warga Desa Pengkolrejo.

Kerugian yang diderita para warga yang rumahnya roboh cukup besar. Masing-masing untuk korban Saeno dimana rumah yang roboh berbentuk sinom tanpa dinding, tiang delapan, panjang sembilan meter dan lebar empat meter, kerugian yang diderita mencapai Rp 15 juta.

Sementara itu untuk korban Sutarno, bentuk rumahnya yang roboh bekuk lulang berdinding keliling , tiang delapan, panjang 12 Meter, lebar 7 Meter, kerugian yang diderita mencapai Rp. 35.000.000. Selanjutnya,korban Suwaji  menderita kerugian Rp 30 juta, menyusuk rumahnya yang berbentuk bekuk lulang tanpa dinding, tiang delapan dengan panjang 12 Meter, lebar 10 Meter roboh diterpa angin.

Untuk korban Wajiman, rumahnya yang yang roboh berbentuk bekuk lulang berdinding keliling, tiang delapan, panjang 11 Meter, lebar 7 Meter, kerugian yang diderita mencapai Rp 25 juta. Sementara itu, untuk korban Pasmin, rumahnya yang roboh berbentuk Cagakwun tanpa dinding, tiang delapan, panjang 9 Meter, lebar 4 meter, kerugian yang diderita mencapai Rp 10 juta.

Kapolsek Japah, AKP Yuli  ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian lima rumah robohd i wilayah kerjanya. ‘’Betul ada lima rumah yang roboh diterpa angin, tiga rumah diantaranya dalam kondisi kosong,’’  jelasnya.


(Urip Daryanto/CN26/SM Network)