• KANAL BERITA

Pejabat Senior Pemprov Jateng Nyabup di Blora

NYABUB BLORA: Kepala Biro Organisasi Setda Jateng Ihwan Sudrajat mengembalikan formulir pendaftaran di DPD PDIP Jateng untuk maju di Pilkada Blora 2020, Rabu (11/12). (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)
NYABUB BLORA: Kepala Biro Organisasi Setda Jateng Ihwan Sudrajat mengembalikan formulir pendaftaran di DPD PDIP Jateng untuk maju di Pilkada Blora 2020, Rabu (11/12). (suaramerdeka.com/Hanung Soekendro)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kepala Biro Organisasi Setda Jateng Ihwan Sudrajat maju di Pilkada Blora 2020. Ia telah mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran di DPD PDIP Jateng, meski masa pensiunnya masih 5 tahun lagi. Dia mengaku niatnya tersebut sudah sepengetahuan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ihwan mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Bupati Blora ke DPD PDI Perjuangan Jateng, Rabu (11/12). Pejabat eselon II Pemprov Jateng itu didampingi sejumlah pendukungnya.

"Mungkin ada yang bertanya saya pensiun masih 5 tahun lagi, kok memutuskan mendaftar pilkada? Anggaplah ini ibarat memutuskan masa depan. Keluar dari zona nyaman, masuk ke zona penuh tantangan," ujar Ihwan di depan Panitia Pendaftaran Bakal Calon DPD PDI Perjuangan Jateng.

Mantan Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng tersebut mengaku Blora bukanlah kampung halamannya. Namun dia pernah menjadi Penjabat (Pj) Bupati Blora selama 7 bulan. Selama menjabat tersebut, dia mengaku sudah memetakan permasalahan yang ada di Blora.

"Ada dorongan dari teman-teman di Blora supaya saya maju," kata Ihwan yang mendaftar bertepatan dengan tanggal wetonnya tersebut.

Dia berkomitmen hanya akan maju lewat PDI Perjuangan. "Jika nanti tak mendapat rekomendasi, saya akan mengabdi (sebagai ASN) sampai selesai," ujarnya.

Ihwan merupakan pejabat senior di Pemprov Jateng. Dia pernah menjabat Kepala Disperindag Jateng. Ihwan cukup moncer saat mendapat jabatan Kepala BPPD Jateng. Namun tak lama menjabat, dia dimutasi Gubernur Ganjar Pranowo sebagai Kepala Biro Organisasi.

Dia mengaku langkahnya mendaftar pilkada tersebut sudah seizin Ganjar. "Sebelum kesini, saya minta arahan beliau," ujarnya.

Dia juga membantah kabar bahwa belakangan jarang masuk kantor. Menurutnya, hal tersebut karena dia sering bertugas keluar kota. "Sering mendapat penugasan luar kota. Saya cukup nyaman kok dengan pimpinan saya (Gubernur)," kata dia.


(Hanung Soekendro/CN39/SM Network)