• KANAL BERITA

Kesbangpol Petakan Daerah Rawan

Pilkades Serentak di Kendal

SAMPAIKAN LAPORAN: Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, menyampaikan laporan pada Rakor Strategis dan Aktual bertema Antisipasi Kerawanan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kendal yang digelar di Pendapa Tumenggung Bahurekso. (suaramerdeka.com/dok)
SAMPAIKAN LAPORAN: Kepala Kesbangpol Kendal, Marwoto, menyampaikan laporan pada Rakor Strategis dan Aktual bertema Antisipasi Kerawanan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kendal yang digelar di Pendapa Tumenggung Bahurekso. (suaramerdeka.com/dok)

KENDAL, suaramerdeka.com – Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal memetakan daerah rawan gesekan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020.

‘’Sejumlah desa rawan terjadi gesekan antarpendukung calon. Kami mengimbau warga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang bisa merusak situasi kondusif,’’ kata Kepala Kesbangpol Kendal Marwoto. 

Dia menyampaikan hal itu pada acara Rapat Koordinasi Strategis dan Aktual bertema ‘’Antisipasi Kerawanan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Kendal’’ yang digelar di Pendapa Tumenggung Bahurekso Kendal, Rabu (11/12). Rakor diikuti ratusan peserta yang terdiri atas forkompimda, forkopimcam, penjabat kades, Polri, dan TNI. 

Marwoto menyampaikan, rakor sebagai salah upaya menyamakan persepsi dan komitmen semua pihak, dalam melakukan persiapan dan mengantisipasi kerawanan baik sebelum, pada waktu pemungutan, dan pasca pilkades.

‘’Semua pihak agar memahami tugas dan fungsinya masing-masing, sehingga pilkades bisa berjalan aman, lancar, dan jujur,’’ tambahnya. 

Dirinya berharap setelah rakor itu, bisa ditindaklanjuti dengan rakor di tingkat kecamatan yang mengundang ketua RT dan ketua RW. Hal itu karena RT/RW merupakan ujung tombak dari pemerintah di tingkat paling dasar.

‘’Keamanan wilayah menjadi tanggung jawab bersama, termasuk calon kepala desa. Saya mengajak siapa pun yang nantinya menjadi calon kades, bisa membantu menciptakan suasana kondusif,’’ tutur dia. 

Kasubag Administrasi Pemerintahan Umum dan Desa pada Bagian Pemerintahan Setda Kendal, Tekat Utomo, mengatakan Pilkades Serentak 2020 bakal digelar di 199 desa. Menurut rencana pilkades tersebut akan digelar 18 Maret 2020. Namun, bila terdapat desa yang calonnya hanya satu, maka pelaksanaan pilkades diundur pada 1 April 2020.

‘’Syarat minimal dua calon dan maksimal lima calon. Jika peminat lebih dari lima orang, dilakukan tes seleksi untuk menentukan lima calon kades,’’ terangnya.


(Rosyid Ridho/CN39/SM Network)