• KANAL BERITA

Seminar Edukasi Crowdfunding for Business Akan Digelar di Klaten

Founder CakraTalk, Novi Wahyuningsih, saat menjadi pembicara seminar di Hotel Mexolie Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Founder CakraTalk, Novi Wahyuningsih, saat menjadi pembicara seminar di Hotel Mexolie Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KLATEN, suaramerdeka.com - Setelah sukses terselenggara di sejumlah kota, PT Callind Cakra Nusantara dan Koperasi Konsumen Wahyu Global Cakrawala (WGC) akan menggelar Seminar “Membangun Ekonomi Kerakyatan dengan Koperasi dan Tujuh Aplikasi Karya Anak Bangsa” di Klaten.

Seminar yang menitikberatkan pada edukasi crowdfunding for business and investment itu akan digelar di Hotel Grand Tjokro Jalan Pemuda No 42 Klaten, Jum'at (20/12) mendatang. Peserta seminar dari kalangan pelajar, pedagang, petani, pengusaha, dan pemerintah setempat.

Ketua Penyelenggara Seminar, Maria Yakuba menjelaskan, seminar gratis dan terbuka untuk umum itu rencananya akan dihadiri oleh Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani, Sekda, Drs Jaka Sawaldi MM beserta jajarannya. Hadir secara langsung Founder CakraTalk, Novi Wahyuningsih sebagai pembicara.

“Roadshow seminar ini sudah berlangsung di 30 kota di 10 provinsi,” ujar Maria Yakuba kepada wartawan, Rabu (11/12).

Menjawab Tantangan

Maria Yakuba menjelaskan, PT Callind Cakra Nusantara berdiri sejak Januari 2016 hadir menjawab tantangan kebutuhan komunikasi di era digital. Produk yang telah dihasilkan adalah CakraTalk, Kondangin, Belajar Holic, Glowis, Beli Pangan, Mediscall dan Ayober.

Aplikasi tersebut merupakan produk digital yang dibuat untuk menjawab tantangan bagi bangsa Indonesia terkait aplikasi karya anak bangsa Indonesia. Tujuh aplikasi tersebut dapat menjadi hak milik bangsa Indonesia dengan berpartisipasi sebagai pemiliki saham (crowdfunding).

Dia berharap semua kalangan bisa menjadi anggota koperasi dan membangun perekonomiannya dengan menjadi bagian dan pemilik dari aplikasi karya anak bangsa. Masyarakat bisa menjadi pemilik dan bagian dari tujuh aplikasi karya anak bangsa yang go international.

"Semakin banyak pengguna aplikasi tersebut maka semakin tinggi nilai sahamnya yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia" tambah Maria.


(Supriyanto/CN40/SM Network)